Kuba Sebut Temukan Dua Obat Covid-19, Diklaim Ampuh dan Bisa Tekan Kematian

Risna Halidi

Sabtu, 23 Mei 2020 | 18:26 WIB
Kuba Sebut Temukan Dua Obat Covid-19, Diklaim Ampuh dan Bisa Tekan Kematian
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Kuba Sebut Temukan Dua Obat Covid-19, Diklaim Ampuh dan Bisa Tekan Kematian

Pemerintah Kuba mengatakan memiliki dua obat yang dikembangkan oleh industri bioteknologi dalam negeri. Keduanya diklaim efektif mengurangi angka kematian akibat Covid-19 karena dianggap dapat meringankan peradangan akut (hiperinflamasi) pada pasien dengan gejala sakit parah.

Otoritas kesehatan setempat juga mencatat hanya dua pasien meninggal dunia dari 200 pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit selama sembilan hari terakhir. 

Pemerintah Kuba kini berharap dapat meningkatkan ekspor produk biofarmasinya untuk mencegah penularan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2), penyebab sakit Covid-19 serta gejala penyakitnya.

Otoritas setempat menyebut angka kematian pada pasien Covid-19 dengan gejala sakit parah berkurang setelah dua obat buatan Kuba itu mulai digunakan pada April lalu.

Dua obat itu adalah itolizumab dan peptida, diyakini dapat menenangkan "badai sitokin", kondisi tubuh yang terjadi saat sistem imun mulai menyerang jaringan tubuh sehat saat melawan virus.

Itolizumab merupakan antibodi monoklonal yang diproduksi di Kuba dan daerah lain, sementara peptida telah memasuki tahap II uji klinis untuk mengobati rheumatoid arthritis. Industri bioteknologi Kuba mengklaim jadi yang pertama menemukan peptida untuk pengobatan.

"Sekitar 80 persen pasien yang kritis akhirnya sekarat. Di Kuba, dengan menggunakan dua obat itu, 80 persen pasien yang kritis atau dalam kondisi serius berhasil diselamatkan," kata Presiden Miguel Diaz-Canel, Kamis (21/5) saat menghadiri pertemuan yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Sejumlah ilmuwan mengingatkan penelitian terkontrol dengan skala lebih besar dibutuhkan guna menguatkan pengetahuan mengenai keamanan dan kemanjuran obat Covid-19 tersebut.

baca juga

Namun, pengobatan hasil uji coba Kuba itu dapat membantu menekan tingkat kematian sampai 4,2 persen, sementara rata-rata di kawasan dan dunia masing-masing sebanyak 5,9 persen dan 6,6 persen, kata otoritas kesehatan.

Tingkat kematian akibat suatu penyakit dihitung dari banyak variabel, di antaranya termasuk tingkat pemeriksaan, kualitas sistem kesehatan, usia dan kondisi kesehatan penduduk.

Data resmi menunjukkan Kuba, negara dengan layanan kesehatan universal dan sistem perawatan yang baik, berhasil menanggulangi wabah.

Otoritas setempat mencatat kurang dari 20 kasus Covid-19 baru per hari selama seminggu terakhir. Angka itu menunjukkan penurunan saat Kuba mencapai lonjakan tertinggi 50 sampai 60 pasien per hari pada pertengahan April.

Sejauh ini, Kuba mencatat 1.916 orang dari total penduduk 11 juta jiwa positif tertular Covid-19. Dari jumlah pasien positif, 81 di antaranya meninggal dunia.

Dengan demikian, kemungkinan penularan Covid-19 di Kuba hanya mencapai 0,71 orang per 100.000 penduduk, sementara di Amerika Serikat tingkat penyebaran lebih besar dengan 29 orang per 100.000 penduduk, demikian proyeksi dari Johns Hopkins University.

Tindakan cepat pemerintah menanggulangi wabah membantu Kuba mengatasi krisis kesehatan tersebut.

Setelah menutup perbatasan, sekolah dan transportasi umum pada Maret, Kuba mewajibkan warga tetap berada di rumah, mengenakan masker, dan menggunakan sistem pelacakan yang efektif guna menekan penularan virus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:00 WIB

33 Pasien Covid-19 di Makassar Sembuh Berkat Jus Mengkudu

33 Pasien Covid-19 di Makassar Sembuh Berkat Jus Mengkudu

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 19:47 WIB

Usai Denmark, Ilmuwan Kanada Teliti Kemungkinan Ganja jadi Obat Covid-19?

Usai Denmark, Ilmuwan Kanada Teliti Kemungkinan Ganja jadi Obat Covid-19?

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 09:56 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×