Perempuan Wajib Tahu, Ini Tanda Siklus Haid yang Normal

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 13:45 WIB
Perempuan Wajib Tahu, Ini Tanda Siklus Haid yang Normal
Ilustrasi nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak semua perempuan memiliki siklus haid yang normal.

Siklus haid dipengaruhi oleh beragam faktor internal, seperti gaya hidup, pola tidur, berat badan, aktivitas fisik, dan genetik.

"Siklus haid normal itu mesti dipahami semua perempuan," tutur dr Yassin Yanuar Mohammad, SpOg-KFER, MSc, dokter spesialis Obstetri & Ginekologi, Konsultan Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi RS Pondok Indah Jakarta kepada Suara.com, beberapa waktu lalu

Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Yassin menjelaskan siklus haid normal terjadi setiap 21-35 hari, setiap 3-5 minggu, dengan durasi 5-7 hari atau paling cepat 3 hari, dan jumlah darah yang keluar kurang-lebih sebanyak 3-4 kali ganti pembalut.

Satu lagi tanda siklus haid yang normal adalah tidak disertai nyeri yang hebat. Perlu diwaspadai apabila Anda mengalami nyeri yang hebat saat haid, karena bila sampai mengganggu aktivitas bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang tak boleh diabaikan.

Nyeri haid atau yang memiliki bahasa medis dismenorea terbagi menjadi dua, yakni dismenorea primer dan sekunder.

Dismenorea sekunder disebabkan penyakit tertentu seperti endometriosis atau infeksi. Sementara, dismenorea primer merupakan nyeri yang tidak memiliki penyebab.

"Karena proses haid itu kan kita melepaskan zat-zat yang berkaitan dengan peradangan. Nah, itu memang bisa menimbulkan nyeri," jelas dr Yassin.

Selain itu, hasil kontraksi saat haid juga bisa menimbulkan nyeri, akan tetapi nyeri yang ditimbulkan bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas.

Untuk meredakannya, dr Yassin memperbolehkan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol, atau melakukan olahraga seperti yoga dan senam, ataupun mengompres bagian perut bawah dengan air hangat.

"Prinsipnya, kalau haid lagi nyeri, boleh melakukan apa saja yang membuat nyaman. Kalau minum jamu kunyit saya kurang tahu, ya," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Organ Intim Terasa Gatal Saat Menstruasi, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Organ Intim Terasa Gatal Saat Menstruasi, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 20:03 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Siklus Menstruasi Berantakan, Mengapa?

Pandemi Covid-19 Bikin Siklus Menstruasi Berantakan, Mengapa?

Health | Selasa, 21 April 2020 | 06:10 WIB

Benarkah Rasa Sakit Kram Menstruasi dan Serangan Jantung Itu Sama?

Benarkah Rasa Sakit Kram Menstruasi dan Serangan Jantung Itu Sama?

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB