Perempuan Wajib Tahu, Ini Tanda Siklus Haid yang Normal

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri
Perempuan Wajib Tahu, Ini Tanda Siklus Haid yang Normal
Ilustrasi nyeri haid. (Shutterstock)

Nyeri haid yang tidak normal bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius.

Suara.com - Tidak semua perempuan memiliki siklus haid yang normal.

Siklus haid dipengaruhi oleh beragam faktor internal, seperti gaya hidup, pola tidur, berat badan, aktivitas fisik, dan genetik.

"Siklus haid normal itu mesti dipahami semua perempuan," tutur dr Yassin Yanuar Mohammad, SpOg-KFER, MSc, dokter spesialis Obstetri & Ginekologi, Konsultan Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi RS Pondok Indah Jakarta kepada Suara.com, beberapa waktu lalu

Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Yassin menjelaskan siklus haid normal terjadi setiap 21-35 hari, setiap 3-5 minggu, dengan durasi 5-7 hari atau paling cepat 3 hari, dan jumlah darah yang keluar kurang-lebih sebanyak 3-4 kali ganti pembalut.

Satu lagi tanda siklus haid yang normal adalah tidak disertai nyeri yang hebat. Perlu diwaspadai apabila Anda mengalami nyeri yang hebat saat haid, karena bila sampai mengganggu aktivitas bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang tak boleh diabaikan.

Nyeri haid atau yang memiliki bahasa medis dismenorea terbagi menjadi dua, yakni dismenorea primer dan sekunder.

Dismenorea sekunder disebabkan penyakit tertentu seperti endometriosis atau infeksi. Sementara, dismenorea primer merupakan nyeri yang tidak memiliki penyebab.

"Karena proses haid itu kan kita melepaskan zat-zat yang berkaitan dengan peradangan. Nah, itu memang bisa menimbulkan nyeri," jelas dr Yassin.

Selain itu, hasil kontraksi saat haid juga bisa menimbulkan nyeri, akan tetapi nyeri yang ditimbulkan bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas.

Untuk meredakannya, dr Yassin memperbolehkan mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol, atau melakukan olahraga seperti yoga dan senam, ataupun mengompres bagian perut bawah dengan air hangat.

"Prinsipnya, kalau haid lagi nyeri, boleh melakukan apa saja yang membuat nyaman. Kalau minum jamu kunyit saya kurang tahu, ya," tandasnya. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS