Hidroksiklorokuin Berisiko Timbulkan Masalah Jantung pada Pasien Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 14:45 WIB
Hidroksiklorokuin Berisiko Timbulkan Masalah Jantung pada Pasien Covid-19
Ilustrasi hidroksiklorokuin (Freepik)

Suara.com - Hidroksiklorokuin, obat yang dijadikan perawatan Covid-19 ternyata tidak memberikan efek positif. Sebaliknya, obat itu disebut berisiko membuat masalah jantung dan kematian.

Melansir dari South China Morning Post, penelitian terhadap hampir dari 100.000 kasus dari 671 rumah sakit di enam benua menyatakan, bahwa hidroksiklorokuin tidak memberikan efek pada pasien Covid-19. Penelitian tersebut telah diterbitkan di The Lancet pada Jumat (22/5/2020).

Studi ini meneliti kasus 96.032 pasien rawat inap, di antaranya 14.888 dirawat dengan hidroksiklorokuin, klorokuin atau kombinasi obat dengan kelas antibiotik yang disebut macrolides.

Belum ada uji coba secara acak tentang penggunaan hidroksiklorokuin untuk mengobati Covid-19, tetapi penelitian ini adalah yang terbesar dan terlengkap dari jenisnya pada obat tersebut sejauh ini.

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari Harvard Medical School, firma data kesehatan Surgisphere, University Hospital of Zurich, University of Utah dan HCA Research Institute.

“Meskipun studi pengamatan tidak dapat sepenuhnya menjelaskan faktor perancu yang tidak terukur, temuan kami menunjukkan tidak hanya tidak adanya manfaat pengobatan tetapi (hidroksiklorokuin atau klorokuin) juga berpotensi bahaya pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19," tulis para peneliti.

Sebanyak 14.888 orang yang diobati dengan rejimen klorokuin diberi obat dalam waktu 48 jam setelah didiagnosis dengan Covid-19 dan tidak menggunakan ventilator mekanik ketika mereka memulai pengobatan.

Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]
Sejenis klorokuin yang digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien Covid-19 di Prancis pada Februari 2020. [AFP/Gerard Julien]

Jumlah kasus dalam setiap pengobatan berkisar dari 1.868 hingga 6.211. Sisanya berada di kelompok kontrol.

Setelah mengklasifikasi usia, jenis kelamin, ras atau etnis, komorbiditas yang mendasari dan keparahan penyakit pada awal, pasien yang menerima perawatan ini masing-masing secara independen terkait dengan peningkatan risiko kematian di rumah sakit.

Sementara kelompok kontrol memiliki angka kematian 9,3 persen, kelompok dengan pengobatan hidroksiklorokuin memiliki angka kematian dari 16,4 persen menjadi 23,8 persen.

Selain itu, pasien dalam kelompok pengobatan hidroksiklorokuin juga melaporkan persentase kelainan detak jantung yang jauh lebih tinggi atau dikenal sebagai aritmia ventrikel de novo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasang Foto Lee Minho di APD, Video Dokter Ini Bikin Heboh

Pasang Foto Lee Minho di APD, Video Dokter Ini Bikin Heboh

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 09:00 WIB

Waspada Efek Samping, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Waspada Efek Samping, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 08:30 WIB

Khawatir Soal Aspek Keselamatan, WHO Tangguhkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Khawatir Soal Aspek Keselamatan, WHO Tangguhkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 08:08 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB