Alhamdulillah, Tidak Ada Lagi Pasien Corona Covid-19 di RS Selandia Baru

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 28 Mei 2020 | 07:50 WIB
Alhamdulillah, Tidak Ada Lagi Pasien Corona Covid-19 di RS Selandia Baru
Ilustrasi virus corona di Selandia Baru. (Shutterstock)

Suara.com - Alhamdulillah, Tidak Ada Lagi Pasien Corona Covid-19  di RS Selandia Baru

Pasien virus corona terakhir yang dirawat di rumah sakit di Selandia Baru dipulangkan pada Rabu (27/5/2020).

Pasien yang tidak disebutkan namanya meninggalkan rumah sakit daerah Auckland ketika negara kepulauan Pasifik melaporkan hanya 21 orang yang terinfeksi yang tersisa.

Kiin tidak ada kasus baru dari penyakit mematikan dalam setidaknya lima hari. Demikian seperti dilansir dari NY Post.

Warga lakukan physical distancing di tengah pandemi virus Corona di Selandia Baru. [Marty MELVILLE / AFP]
Warga lakukan physical distancing di tengah pandemi virus Corona di Selandia Baru. [Marty MELVILLE / AFP]

Angka infeksi yang rendah kemungkinan akan membuat mereka membuka lockdown dalam beberapa minggu.

"Bekerja keras dan dini [dengan langkah-langkah penguncian] telah membuahkan hasil bagi perekonomian, dan sekarang kita hanya perlu melanjutkan tingkat kewaspadaan yang telah membawa kita ke sini," katanya, Perdana Menteri Jacinda Ardern pada konferensi pers awal pekan ini.

Dia menambahkan, "Kami masih dalam pandemi global. Kasus terus tumbuh di luar negeri, dan kami masih memiliki orang-orang yang pulang, tetapi sebagian besar, banyak aspek kehidupan dapat dan seharusnya terasa jauh lebih normal. ”

Selandia Baru - yang dipuji karena responsnya yang cepat dan tegas terhadap pandemi ini - menutup perbatasannya pada 19 Maret 2020 dan menerapkan aturan tinggal di rumah secara ketat pada minggu yang sama.

Secara keseluruhan, jumlah infeksi baru yang dilaporkan di negara ini tetap stabil dalam beberapa pekan terakhir, tanpa ada kasus baru dalam lima hari terakhir dan hanya tiga sejak 11 Mei 2020.

baca juga

Negara itu juga telah melakukan 267.435 tes dan memiliki hampir 200.000 lebih alat tes lain tersedia.

Secara total, negara ini telah melaporkan 1.504 infeksi dan 21 kematian, yang tidak meningkat sejak 6 Mei 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Tak Ada Kasus Baru Covid-19 4 Hari Berturut-turut di Selandia Baru

Keren, Tak Ada Kasus Baru Covid-19 4 Hari Berturut-turut di Selandia Baru

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:50 WIB

Hebat! Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona Selama Dua Hari

Hebat! Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona Selama Dua Hari

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:10 WIB

Patuhi Social Distancing, Pemilik Kafe Melarang PM Selandia Baru Masuk

Patuhi Social Distancing, Pemilik Kafe Melarang PM Selandia Baru Masuk

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×