Hebat! Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona Selama Dua Hari

M. Reza Sulaiman

Selasa, 19 Mei 2020 | 15:10 WIB
Hebat! Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona Selama Dua Hari
Ilustrasi Selandia Baru. (Shutterstock)

Suara.com - Hebat! Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona Selama Dua Hari

Selandia Baru termasuk dalam beberapa negara yang sukses menangani pandemi virus Corona Covid-19 dan tengah memasuki fase pelonggaran karantina.

Hebatnya lagi, Selandia Baru pada Selasa (19/5/2020) mencatat tidak ada kasus baru Covid-19 untuk dua hari berturut-turut.

Meski demikian, otoritas setempat mengatakan masih terlalu awal untuk memindahkan status siaga ke tingkat terendah.

Sejauh ini, Selandia Baru, negara berpenduduk lebih dari lima juta jiwa, baru memindahkan status siaga ke 'tingkat dua' pada minggu lalu, setingkat di atas tingkat terendah 'tingkat satu'.

Oleh karena itu, pemerintah mengizinkan kafe, pertokoan, dan restoran kembali buka dengan tetap mematuhi aturan jaga jarak.

"Kami baru saja menetapkan status siaga pada tingkat dua; kami masih perlu beradaptasi dengan sejumlah parameter pada status siaga tingkat dua," kata Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield saat jumpa pers di Wellington, dilansir ANTARA.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Bloomfield mengatakan perjalanan masih panjang bagi Selandia Baru untuk memindahkan status siaga ke tingkat satu, yang menandai penyebaran virus telah terkendali.

"Meskipun saat ini tidak ada kasus baru yang dapat ditemukan, bukan berarti kita bebas dari ancaman virus," kata Bloomfield ke para wartawan.

baca juga

Sebagaimana negara tetangganya, Australia, Selandia Baru berhasil menjaga angka korban jiwa tetap rendah.

Selandia Baru mencatat lebih dari 1.500 orang positif tertular COVID-19 dan 21 di antaranya meninggal dunia.

Jumlah pasien dan korban jiwa yang relatif rendah terjadi salah satunya karena aturan karantina wilayah yang berlangsung lebih dari satu bulan.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Kebijakan pemerintah yang efektif menanggulangi pandemi berdampak positif terhadap popularitas Perdana Menteri Jacinda Ardern.

Survei dari Newshub-Reid Research menunjukkan Ardern merupakan perdana menteri paling populer di Selandia Baru pada abad ini.

Selandia Baru akan meluncurkan aplikasi pelacak COVID-19, Rabu (20/5) guna membantu warga menjaga diri dari penyebaran virus secara mandiri.

Pemerintah memastikan data pribadi masyarakat tidak akan dibagi dengan pihak lain selain pengguna aplikasi.

Jumlah pasien positif harian di Selandia Baru telah turun dan stabil dalam beberapa minggu terakhir sejak sempat tinggi pada awal April. Negara itu mencatat hanya ada 19 kasus baru pada Mei.

Sementara itu, tidak ada kasus baru yang dilaporkan pada delapan hari berbeda selama bulan ini. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Data Orang Miskin Susah, Jadi Kendala Pemerintah Salurkan Bansos

Cari Data Orang Miskin Susah, Jadi Kendala Pemerintah Salurkan Bansos

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:07 WIB

Jokowi Apresiasi MUI Bikin Fatwa Peribadatan dan Ikut Dukung Larangan Mudik

Jokowi Apresiasi MUI Bikin Fatwa Peribadatan dan Ikut Dukung Larangan Mudik

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:53 WIB

Berujung Rusuh, Warga Chili Gelar Protes Soal Krisis Makanan Akibat Pandemi

Berujung Rusuh, Warga Chili Gelar Protes Soal Krisis Makanan Akibat Pandemi

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:53 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×