Apa Kata Ahli Epidemiologi Indonesia Soal Teori Konspirasi Covid-19?

Risna Halidi

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:53 WIB
Apa Kata Ahli Epidemiologi Indonesia Soal Teori Konspirasi Covid-19?
Laboratorium Biohazard untuk Periksa Spesimen Covid-19. (Dok. BPOM)

Suara.com - Apa Kata Ahli Epidemiologi Indonesia Soal Teori Konspirasi Covid-19?

Beberapa waktu terakhir beredar video dan narasi di media sosial mengenai kecurigaan sejumlah pihak mengenai adanya konspirasi di balik terjadinya Covid-19.

Salah satu teorinya adalah, pandemi ini merupakan bagian dari program senjata biologi rahasia China. Teori ini menyebut virus corona baru pembunuh massal ini berasal dari laboratorium di Wuhan, China.

Teori lainnya datang lewat pendapat ilmuwan bernama dr. Judy Mikovits yang mengatakan pandemi corona dibuat perusahaan farmasi besar. Pengusaha Bill Gates dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dituduh sebagai biang kerok penyebaran Covid-19.

Benarkah konspirasi di dunia kesehatan memang bisa terjadi?

Peneliti virus dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, dr. Rizalinda Syahril mengatakan belum ada pembuktian mengenai tuduhan-tuduhan dan teori tersebut.

"Saya dan peneliti lain sepakat belum ada bukti yang mendukung konspirasi tersebut. Ada beberapa video dan narasi di WhatsApp yang menyatakan kecurigaan pada conspiracy. Hal ini mungkin bisa terjadi, tapi kita tidak ada bukti," ujar dia di sela diskusi via daring mengenai Covid-19, Kamis (28/5/2020).

Rizalinda menuturkan, secara alami virus SARS CoV-2 penyebab sakit Covid-19 mungkin mengalami evolusi sehingga jika virus ini bisa bertahan melawan seleksi alam, maka justru akan menimbulkan penyakit.

Virus ini sudah dikenal sejak 1965 dan saat itu menginfeksi mamalia dan burung, lalu memunculkan gejala enteritis pada sapi dan babi, seperti pendarahan, demam, muntah hingga keluarnya cairan cairan seperti lendir dari rektum. Virus lalu menyebabkan infeksi saluran napas atas pada ayam dan manusia.

baca juga

"Virus menyebar ke berbagai wilayah, Amerika, Eropa, disebabkan transmisinya tidak dihentikan akhirnya mengenai banyak daerah," kata Rizalinda.

Dari sisi karakteristik, SARS CoV-2 memiliki kecepatan transmisi 2-3,5 yang berarti 2-4 orang akan sakit karena 1 orang yang terinfeksi dengan sifat super spreader artinya mudah sekali menular.

"Virus juga super shedder, ketika ada virus di tubuh orang, virus dikeluarkan dari saluran napas atau lainnya sekalipun tanpa gejala. 12,6 persen penularan terjadi sebelum ada gejala pada pasien sumber. 2-3 hari orang sudah bisa sakit sejak bertemu orang sumber infeksi," jelas Rizalinda.

Kemampuan transmisi pra-gejala menjadi alasan mengapa sangat penting melakukan social distancing dan tidak berkumpul di tempat ramai.

Cara penularan virus pun dari orang ke orang lain melalui percikan dari batuk atau bersin, airborne atau tindakan yang memunculkan aerosol, sentuhan fisik, kemudian penularan dari orang tanpa gejala dan dari hewan peliharaan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia: Masyarakat Internasional Wajib Cegah Aneksasi Terhadap Palestina

Indonesia: Masyarakat Internasional Wajib Cegah Aneksasi Terhadap Palestina

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:47 WIB

Punya SIKM Belum Tentu Lolos, Ada Cek Kesehatan Acak di PerbatasanJakarta

Punya SIKM Belum Tentu Lolos, Ada Cek Kesehatan Acak di PerbatasanJakarta

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:46 WIB

Soal Covid-19 Fenomena Biasa, Gelar Profesor Mahfud MD Diragukan Fadli Zon

Soal Covid-19 Fenomena Biasa, Gelar Profesor Mahfud MD Diragukan Fadli Zon

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×