Kelompok Orang Ini Tak Boleh Pakai Masker Meski Pandemi Covid-19, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 28 Mei 2020 | 18:30 WIB
Kelompok Orang Ini Tak Boleh Pakai Masker Meski Pandemi Covid-19, Kenapa?
Ilustrasi: Kelompok Orang Ini Tak Boleh Pakai Masker Meski Pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kelompok Orang Ini Tak Boleh Pakai Masker Meski Pandemi Covid-19, Kenapa?

Menggunakan masker menjadi salah satu keharusan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Setelah dinyatakan sebagai pandemi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat pergi ke luar rumah.

Tindakan pencegahan itu dilakukan setelah virus corona ditemukan menyebar dari orang ke orang melalui tetesan udara yang masuk ke sistem pernapasan kita dan mendatangkan malapetaka di sana.

Dengan demikian, menutup mulut dan hidung dengan bedah dapat membantu menghentikan melindungi kita dari virus, serta membantu menghentikan penyebarannya jika terinfeksi.

Studi dan penelitian juga mendukung hal ini. Sebuah studi baru-baru ini dari Hong Kong menemukan bahwa memakai masker bedah dapat mengurangi penularan Covid-19 non-kontak sebanyak 75 persen, yang merupakan angka yang cukup tinggi.

Tetapi haruskah semua orang memakainya?

Ilustrasi pria menggunakan masker (Pixabay/OrnaW)
Ilustrasi pria menggunakan masker (Pixabay/OrnaW)

Namun, ternyata, tidak semua orang harus memakai masker wajah. Misalnya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, anak-anak yang berusia di bawah dua tahun tidak boleh memakai masker.

"Penutup masker kain tidak boleh digunakan oleh anak-anak di bawah usia 2 tahun, siapa pun yang mengalami kesulitan bernapas, atau tidak sadar, tidak mampu atau tidak dapat melepas topeng tanpa bantuan," tulis CDC di situs web mereka.

baca juga

Meski saat ini tidak ada keputusan pemerintah federal atau Federal Aviation Administration (FAA) yang menetapkan bahwa balita dan bayi yang bepergian dengan pesawat tidak boleh memakai masker wajah, sejumlah maskapai penerbangan mengatakan bahwa anak-anak kecil tidak harus memakai masker wajah setiap kali mereka bepergian dengan pesawat mereka.

Adapun orang lain, sangat penting untuk memakai masker wajah dan berlatih menjaga jarak sosial sementara kita melakukannya.

"Ini benar-benar sangat penting, kami memiliki bukti ilmiah tentang betapa pentingnya mengenakan topeng untuk mencegah tetesan itu mencapai orang lain," kata Dr. Deborah Birx, koordinator satuan tugas koronavirus Gedung Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah

Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:30 WIB

Peneliti Israel Bikin Masker Pembunuh Covid-19

Peneliti Israel Bikin Masker Pembunuh Covid-19

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 13:00 WIB

Tips Nyaman Pakai Masker Seharian saat New Normal

Tips Nyaman Pakai Masker Seharian saat New Normal

Video | Rabu, 27 Mei 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×