Demam akibat Serbuk Sari, Pria Ini Sempat Mengira Terinfeksi Covid-19!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 01 Juni 2020 | 14:35 WIB
Demam akibat Serbuk Sari, Pria Ini Sempat Mengira Terinfeksi Covid-19!
Demam, Flu, Termometer. (Shutterstock)

Suara.com - Piers Morgan, 55, seorang presenter ITV Good Morning telah kembali bekerja setelah istirahat cukup lama. Piers Morgan pun mengeluhkan soal demamnya yang terkait pula dengan virus corona Covid-19.

Sejak awal wabah virus corona Covid-19 di Inggris, Piers salah satu orang yang sangat vokal tentang tanggapan mengecewakan pemerintah terhadap pandemi ini.

Tapi, kini ia mengklaim bahwa demamnya jauh lebih buruk pada tahun 2020, yang bertepatan dengan pandemi virus corona Covid-19.

Piers mengaku demamnya akibat alergi jauh lebih buruk saat pandemi virus corona Covid-19. Bahkan ia sempat mengira demamnya akibat infeksi virus corona Covid-19.

"Demam jerami (hay fever) terburuk yang pernah aku alami," kata Piers dikutip dari Express.

Piers memahami jumlah serbuk sari tahun ini mungkin lebih tinggi sehingga demamnya cukup berat. Tetapi, ia tak menyangka akan seburuk itu dan menduga kondisi ini disebabkan oleh berkurangnya polusi akibat pandemi.

Termometer. (Shutterstock)
Termometer. (Shutterstock)

Deborah Haynes, seorang reporter Sky juga mengaku memiliki masalah yang sama dengan Piers. Deborah menderita demam yang membuat bersin.

Lalu, Deborah harus berusaha meyakinkan orang-orang di sekitarnya bahwa bersinnya disebabkan oleh demam, bukan virus corona Covid-19.

Tak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar gejala umum virus corona Covid-19 memang mirip dengan demam biasa. Bahkan ada pula penyakit lain yang menimbulkan gejala sama.

baca juga

Sementara itu, demam jerami atau hay fever seperti Piers memang akan cenderung memburuk antara bulan April dan September setiap tahunnya, terutama di hari yang lebih hangat.

Adapun gejala demam yang paling umum termasuk bersin, hidung mereka, mata berair gatal dan berair yang sebagian mirip dengan virus corona Covid-19.

Kondisi seperti itu bisa disebabkan oleh alergi serbuk sari yang belum ada obatnya sekarang. Tapi, da beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala ketika jumlah serbuk sari meningkat.

Cara terbaiknya, oleskan petroleum jelly di sekitar lubang hidung Anda untuk menjebak serbuk sari. Anda juga bisa mengenakan kacamata hitam untuk mencegah serbuk sari masuk ke dalam mata.

Jika pengobatan rumah tidak berhasil meringankan gejala demam, cobalah bicarakan dengan dokter. Mereka mungkin akan meresepkan obat untuk meringankan gejalanya.

Bila demam akibat serbuk sari semakin parah, dokter biasanya akan meresepkan beberapa steroid untuk meningkatkan toleransi tubuh terhadap serbuk sari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Isolasi di Rumah Aja Picu Cabin Fever, Seperti Apa Gejalanya?

Masa Isolasi di Rumah Aja Picu Cabin Fever, Seperti Apa Gejalanya?

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 12:54 WIB

Doa di Hari Lahir Pancasila, Menko PMK: Ya Allah Lindungi Kami dari Corona

Doa di Hari Lahir Pancasila, Menko PMK: Ya Allah Lindungi Kami dari Corona

News | Senin, 01 Juni 2020 | 10:26 WIB

Akui Corona Tak Gampang Ditangani, Kepala BPIP: Amerika Saja Kesulitan

Akui Corona Tak Gampang Ditangani, Kepala BPIP: Amerika Saja Kesulitan

News | Senin, 01 Juni 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

×