Array

Ibu Menyusui Minum Suplemen Pelancar ASI, Amankah?

Senin, 01 Juni 2020 | 19:30 WIB
Ibu Menyusui Minum Suplemen Pelancar ASI, Amankah?
Ilustrasi ibu menyusui. (dok: Herba Asimor)

Suara.com - Ibu Menyusui Minum Suplemen Pelancar ASI, Amankah?

Bisa memberikan ASI dengan optimal kepada si kecil tentu jadi keinginan setiap ibu. Tetapi pada kondisi tertentu, terkadang ASI yang keluar terlalu sedikit sehingga tidak cukup untuk bayi.

Masyarakat Indonesia sejak zaman dulu mempercayai ada beberapa herbal atau bahan tertentu yang diyakini bisa meningkatkan produksi ASI, salah satunya daun katuk. Dan seiring perkembangan medis, saat ini banyak juga suplemen khusus ibu menyusui agar produksi ASI meningkat.

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Pondok Indah, Yofita Anata, mengatakan sangat sedikit ibu menyusui mengalami ASI terlambat keluar atau tidak cukup untuk bayi. Ia menjelaskan bahwa produksi ASI dipengaruhi oleh hormon si ibu.

"Yang bikin ASI nggaK keluar kalau ibu kecapekan dan stres. Karena sebenarnya bukan nggak produksi, tapi psikis stres bikin ASI terhambat," kata Yofita dalam Webinar ulangtahun IDAI, Senin (1/6/2020).

Jika produksi ASI terus terhambat, Yofita menyarankan agar melakukan konsultasi laktasi kepada dokter. "Kalau masalahnya fisik, bisa diberikan obat," katanya.

Namun yang sering dialami para ibu menyusui, menurut Yofita, karena masalah kurang dukungan atau ada tuntutan agar ibu mampu memberikan ASI. Selain mengontrol stres, produksi ASI sebenarnya juga bisa didorong dengan makanan tertentu atau suplemen.

Namun, ia menegaskan bahwa konsumsi makanan tertentu atau suplemen efeknya akan berbeda bagi tiap ibu.

"Kalau ASI dirasa belum optimal, boleh dicoba beberapa suplemen yang sudah dapat izin BPOM, multivitamin yang diberikan saat hamil boleh dilanjutkan selama menyusui. Tapi setiap ibu efeknya belum tentu sama. Jadi harus hati-hati juga pemberian suplemen," tuturnya.

Baca Juga: Simak! WHO Buat Pedoman Bagi Ibu Menyusui yang Terinfeksi Corona Covid-19

Terkait makanan, Yofita menyarankan, sebaiknya ibu konsumsi makanan kesukaannya untuk memancing perasaan bahagia.

"Yang jelas, apabila ibu kondisi secara fisik sehat dan psikis happy, hormon oksitosin akan keluar dan ibunya happy. Saya biasanya sarankan ibunya makan makanan yang dia suka," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI