Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 03 Juni 2020 | 10:24 WIB
Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan
Ilustrasi Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Suara.com - Menghadapi potensi gelombang kedua wabah virus corona, Wuhan melakukan tes besar-besaran pada 10 juta penduduknya. Pada tes tersebut, otoritas kesehatan menemukan setidaknya ada 300 kasus terkonfirmasi terinfeksi virus corona yang tak bergejala.

Dilansir dari Times of India, total dari 300 orang tersebut ditemukan setelah sekitar 9,89 juta orang malakukan tes.  Tes tersebut menghabiskan dana sekitar 900 juta Yuan atau senilai dengan Rp 1,8 Triliun.

Kasus tanpa gejala sendiri disebut dengan penyebar virus diam-diam yang cukup bermasalah.

Pasalnya orang tanpa gejala tidak mengembangkan tanda umum seperti demam, batuk, atau sakit tenggorokan. Sayangnya, meski tidak memiliki gejala mereka tetap bisa menularkan virus pada orang lain.

Hasil tersebut menampilkan tentang begitu banyaknya kasus tanpa gejala yang ada di Wuhan.

Menurut Global Times (media China), laporan tersebut juga menjadi bukti bahwa China bukanya tidak melaporkan jumlah kasus sebenarnya, namun karena adanya pasien tanpa gejala yang tidak terdeteksi.

Wuhan sendiri telah menjadi episentrum pertama penyebaran virus corona di mana telah menginfeksi 50.340 orang sejak Januari. Sementara itu, sebanyak 3.869 orang dilaporkan meninggal karena penyakit ini.

Per Senin (1/6/2020), secara keseluruhan kasus virus corona di China mencapai 83.022 di mana 3.869 dilaporkan meninggal dunia dan 78.315 telah sembuh.

Wuhan telah melaporkan serangkaian kasus tanpa gejala sejak melonggarkan lockdown pada bulan April.

Menurut laporan National Health Comission (NHC), Selasa (2/6/2020) ada lima kasus baru dari luar dan 10 kasus tanpa gejala. Sejauh ini, ada 371 kasus tanpa gejala termasuk 39 dari luar negeri yang masih dalam pengawasan medis.

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

NHC menyebutkan, bahwa 320 orang tanpa gejala terinfeksi saat berada di bawah karantina kota.

Sejak 14 Mei sampai 2 Juni, Wuhan telah melakukan tes pada 9,89 juta orang. Mereka tidak mengonfirmasi adanya kasus dengan gejala, sebab hanya menemukan 300 orang yang terkonfirmasi namun tanpa gejala.

"Kalau dihitung itu 0,00303 persen dari orang yang dites" kata Lu Zuxun, profesor kesehatan masyarakat di Huazong University of Scince and Technology.

Lu menyatakan, bahwa pihaknya akan segera meneliti pasien tanpa gejala tersebut termasuk dengan permukaan yang sering mereka sentuh untuk memprediksi penularan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenguk Ortu Sakit di Surabaya, Suami Istri di Jember Langsung Kena Corona

Jenguk Ortu Sakit di Surabaya, Suami Istri di Jember Langsung Kena Corona

Jatim | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:32 WIB

Ini Risiko Tertular Covid-19 di Dalam Ruangan VS di Luar Ruangan

Ini Risiko Tertular Covid-19 di Dalam Ruangan VS di Luar Ruangan

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:31 WIB

Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19

Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB