Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19

Dythia Novianty | Tivan Rahmat | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 09:30 WIB
Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19
Ilustrasi aplikasi-aplikasi dalam ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Seorang remaja berinovasi dengan mengembangkan aplikasi yang mampu mendeteksi virus corona (Covid-19) hanya dengan menggunakan ponsel.

Michael Bryan, remaja 18 tahun tersebut, sedang mengerjakan proyek teknologi yang berpotensi besar untuk melawan Covid-19.

"Aplikasi ini adalah alat yang menggunakan tiga kepingan informasi untuk mendiagnosis dan menentukan triase Covid-19," ucap Bryan seperti dikutip dari Mirror, Rabu (3/6/2020).

Aplikasi ini bekerja dengan tiga tahapan. Pertama, aplikasi akan menampilkan survei yang harus diisi oleh pengguna. Isi survei berisi seputar riwayat kesehatan dan hal-hal yang dirasakan oleh pengguna. Nantinya, AI akan menyimpulkannya sebagai kondisi medis.

Kedua, aplikasi memerlukan data geolokasi. Artinya, GPS pada ponsel harus aktif. Tujuannya untuk mengetahui apakah pengguna berada di zona merah atau tidak. Ketiga, pengguna perlu merekam batuk melalui mikrofon ponsel.

Terakhir, sistem akan menggabungkan data kondisi medisi dan geolokasi dengan hasil rekaman batuk untuk menjadi diagnosis, apakah pengguna aplikasi positif Covid-19 atau tidak.

“Dibutuhkan survei kondisi yang sudah ada sebelumnya termasuk kondisi medis yang sudah ada sebelumnya dan data geolokasi, lalu menggabungkan kedua faktor dengan rekaman mikrofon batuk," lanjut Bryan.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Terkait metode perekaman batuk, Bryan mengatakan bahwa cara seperti ini sudah dilakukan oleh tim medis di China untuk menentukan kasus Covid-19.

“Setelah berbicara dengan dokter di China, layanan utama mereka sangat kewalahan, mereka menggunakan batuk sebagai alat diagnostik utama. Saya pikir, mengapa saya tidak membuat aplikasi yang membuat diagnosis tentang hal itu," pungkasnya.

Menariknya, bukan sekali saja remaja jenius ini membuat aplikasi kesehatan. Sebelumnya, Bryan juga pernah membuat aplikasi pendeteksi Parkinson, juga dengan menggunakan ponsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Teknologi Ini Gunakan Chip Bluetooth Lacak Kontak Virus Corona

Perusahaan Teknologi Ini Gunakan Chip Bluetooth Lacak Kontak Virus Corona

Tekno | Senin, 25 Mei 2020 | 10:55 WIB

Aplikasi Penyebaran Covid-19 Apple dan Google Disebut Tidak Berguna?

Aplikasi Penyebaran Covid-19 Apple dan Google Disebut Tidak Berguna?

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 12:45 WIB

Apple dan Google Mulai Uji Coba Aplikasi Pelacakan Covid-19

Apple dan Google Mulai Uji Coba Aplikasi Pelacakan Covid-19

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:00 WIB

Cara India Melacak Penyebaran Covid-19

Cara India Melacak Penyebaran Covid-19

Tekno | Minggu, 03 Mei 2020 | 11:19 WIB

Versi Awal Alat Pelacak Covid-19 Apple dan Google Siap Diuji Minggu ini

Versi Awal Alat Pelacak Covid-19 Apple dan Google Siap Diuji Minggu ini

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:00 WIB

Pengunduh Aplikasi Pelacak Virus Corona Makin Membludak

Pengunduh Aplikasi Pelacak Virus Corona Makin Membludak

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:30 WIB

Terkini

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB

Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas

Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:48 WIB

Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series

Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:44 WIB

5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online

5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 31 Maret 2026: Ada Skin Pet, Pirate, dan M14 Panther Gratis

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 31 Maret 2026: Ada Skin Pet, Pirate, dan M14 Panther Gratis

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026

Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:57 WIB

OPPO Hyper Legend Cup 2026: 2 Tim Indonesia Lolos ke Grand Final MLBB Asia Tenggara

OPPO Hyper Legend Cup 2026: 2 Tim Indonesia Lolos ke Grand Final MLBB Asia Tenggara

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:34 WIB