Kasus Virus Corona India Tembus 200.000, Hampir 6.000 Meninggal Dunia

M. Reza Sulaiman
Kasus Virus Corona India Tembus 200.000, Hampir 6.000 Meninggal Dunia
Ribuan orang di India memilih pulang kampung di tengah pandemi virus corona. [AFP]

Kementerian Kesehatan India mengatakan kasus virus Corona diprediksi akan terus meningkat selama beberapa pekan ke depan.

Suara.com - Kasus virus Corona Covid-19 di India terus mengalami kenaikan. Jika dibiarkan, angka kasus dan korban meninggal bisa meningkat hingga berkali-kali lipat.

Dilansir ANTARA, Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah kasus diprediksi akan terus meningkat selama beberapa pekan ke depan.

Per Rabu 3 Juni 2020, terdapat 8.909 kasus baru, sehingga menambah total menjadi 207.615 kasus. Jumlah kematian akibat penyakit pernapasan tersebut mencapai 5.815 orang.

Enam negara lain, mulai Amerika Serikat hingga Inggris dan Brazil, memiliki beban kasus yang lebih tinggi.

"Kami sangat jauh dari puncaknya," kata Dr Nivedita Gupta, dari Dewan Riset Medis India milik pemerintah.

Pejabat pemerintah sebelumnya menyebutkan mungkin akhir Juni ini, atau bahkan Juli, sebelum kasus mulai berkurang.

Lonjakan kasus penularan corona di India terjadi setelah pemerintah melonggarkan karantina wilayah. Beberapa kawasan yang paling parah menyumbang infeksi antara lain New Delhi, Mumbai, Gujarat dan negara bagian Tamil Nadu.

Pemerintah terus berjuang memperbanyak tempat tidur di bangsal rumah sakit untuk menerima dan merawat pasien baru yang berdatangan. Pekerja medis di India yakin mereka dapat mengatasi banyaknya pasien yang datang membutuhkan perawatan.

Otoritas kesehatan di negara yang melahirkan novelis Arundhati Roy dengan novelnya yang penuh drama The Ministry of Utmost Happiness itu juga optimistis bahwa jumlah korban meninggal akibat corona dapat ditekan. [ANTARA]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS