Peneliti: Hidroksiklorokuin Tidak Mencegah Gejala Akibat Virus Corona

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:08 WIB
Peneliti: Hidroksiklorokuin Tidak Mencegah Gejala Akibat Virus Corona
Ilustrasi hidroksiklorokuin (Freepik)

Suara.com - Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa hidroksiklorokuin ternyata tidak efektif untuk mencegah seseorang dari paparan virus corona.

Dilansir dari Fox News, studi yang dijalankan oleh para peneliti dari University of Minnesota dan Canada ini menggunakan 821 peserta yang telah terpapar oleh virus corona.

Peserta tersebut terdiri dari tenaga kesehatan dan orang yang mungkin terpapar dari anggota keluarga yang terinfeksi.

Dari peserta yang berada dalam rentang usia 33-50 tahun, tak satupun yang menunjukkan gejala dan memiliki penyakit penyerta. Dalam empat hari paparan, peneliti secara acak memberikan hidroksiklorokuin atau placebo-nya.

"Hidroksiklorokuin tidak mencegah penyakit yang terkait dengan Covid-19 atau infeksi yang terkonfirmasi saat digunakan sebagai profilaksis pasca-paparan selama empat hari setelah paparan," demikian yang ditemukan oleh peneliti.

Ketua peneliti, Dr. David R Boulware dari University of Minnesota, mengatakan bahwa pesan yang diambil untuk masyarakat dari penelitian ini adalah apabila Anda terpapar Covid-19, maka hidroksiklorokuin bukan obat pasca-paparan atau terapi pencegahan yang efektif.

Namun, ada kekhawatiran yang cukup besar dalam menggunakan obat tersebut, yakni efek samping seperti gagal jantung, bronkospasme atau pengetatan otot-otot bronkus yang ringan atau parah, atau pemikiran bunuh diri.

Studi tersebut menemukan sekitar 40 persen vs 17 persen peserta mengalami efek samping, namun tak ada yang mengalami efek yang serius.

Beberapa studi awalan seperti di Prancis dan China, banyak yang menyebutkan penggunaan hidroksiklorokuin yang dikombinasikan dengan antibiotik dapat mempercepat pemulihan pasien Covid-19.

Bahkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mendukung penggunaan tersebut, dan mengklaim telah mengonsumsi obat tersebut untuk mencegah terinfeksi.

Dukungan presiden tersebut membuat BPOM AS melakukan penelitian jalur cepat soal efektivitas obat tersebut.

Studi ini tidak membahas apakah hidroksiklorokuin dapat mencegah infeksi jika diambil sebelum paparan, tetapi studi lain membahas kemungkinan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Ultimatum Indonesia: Setop Beri Klorokuin ke Pasien Corona, Bahaya!

WHO Ultimatum Indonesia: Setop Beri Klorokuin ke Pasien Corona, Bahaya!

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:53 WIB

Khawatir Soal Aspek Keselamatan, WHO Tangguhkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Khawatir Soal Aspek Keselamatan, WHO Tangguhkan Uji Coba Hidroksiklorokuin

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 08:08 WIB

Studi: Hidroksiklorokuin & Klorokuin Tidak Bermanfaat bagi Pasien Covid-19

Studi: Hidroksiklorokuin & Klorokuin Tidak Bermanfaat bagi Pasien Covid-19

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:01 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB