Orang Sehat yang Rutin Menggunakan Aspirin Bisa Berisiko Alami Pendarahan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:35 WIB
Orang Sehat yang Rutin Menggunakan Aspirin Bisa Berisiko Alami Pendarahan
Ilustrasi aspirin

Suara.com - Penggunaan aspirin setiap hari pada orang sehat ternyata berisiko buruk. Panduan Amerika Serikat tentang dosis harian aspirin berubah tahun 2019.

Dilansir dari CNN, American College of Cardiology dan American Heart Association merekomendasikan aspirin setiap hari hanya untuk pasien yang pernah mengalami serangan jantung, stroke atau operasi jantung terbuka.

Analisis terbaru yang mengamati 67 studi ini menemukan, bahwa penggunaan aspirin dosis rendah pada orang tanpa penyakit kardiovaskular dikaitkan dengan insiden 17 persen lebih rendah mengalami kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke.

Tetapi, penggunaan aspirin ternyata dikaitkan juga dengan peningkatan risiko perdarahan gastrointestinal sekitar 47 persen lebih tinggi dan risiko perdarahan 34 persen di tengkorak.

"Makalah kami menegaskan bahwa tidak ada bukti untuk mengambil aspirin dalam pencegahan primer pada orang sehat," kata penulis penelitian Dr. Lee Smith dan rekannya Dr. Nicola Veronese.

"Studi ini merekomendasikan, bahwa aspirin dosis rendah hanya baik ketika Anda sudah memiliki kondisi kardiovaskular," tambahnya.

"Namun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda sendiri sebelum membuat perubahan pada obat yang Anda minum," kata para ahli.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi aspirin (shutterstock)

Para penulis juga melihat penelitian yang mendukung penggunaan aspirin dalam mencegah kanker, tetapi mereka menyebut bahwa aspirin dosis rendah tidak berefek. 

"Aspirin dosis rendah adalah salah satu obat yang paling umum digunakan di dunia. Selain itu, tinjauan kami menunjukkan bahwa risiko pendarahan dalam penggunaan Aspirin pada orang sehat, tidak boleh dianggap sepele," kata Smith dan Veronese.

Sebagai alternatif aspirin, kini telah sekarang tersedia obat Statin yang juga untuk mencegah penyakit kardiovaskular, obat tekanan darah dan membantu berhenti merokok dan menurunkan berat badan dengan risiko lebih kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Gejala Covid-19 pada Anak Bisa Dimulai dari Masalah Pencernaan

Studi: Gejala Covid-19 pada Anak Bisa Dimulai dari Masalah Pencernaan

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 08:34 WIB

Minum Aspirin Turunkan Risiko Kanker, Tapi Ada Efek Jangka Panjangnya

Minum Aspirin Turunkan Risiko Kanker, Tapi Ada Efek Jangka Panjangnya

Health | Kamis, 23 April 2020 | 18:55 WIB

Benarkah Aspirin Dapat Menghentikan Serangan Jantung?

Benarkah Aspirin Dapat Menghentikan Serangan Jantung?

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB