Studi: Orang Tanpa Gejala Hanya Menularkan Covid-19 dalam 8 Hari

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 04 Juni 2020 | 13:02 WIB
Studi: Orang Tanpa Gejala Hanya Menularkan Covid-19 dalam 8 Hari
Orang tanpa gejala bisa menularkan Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Orang tanpa gejala (OTG) kini menjadi salah satu momok di tengah masyarakat karena ditakutkan berkontribusi besar dalam penularan virus corona. Namun menurut sebuah studi baru, terungkap bahwa orang tanpa gejala hanya menularkan virus corona atau Covid-19 dalam jangka waktu singkat.

Tim yang mengkaji wabah virus corona dalam kapal pesiar yang lepas dari Argentina di pertengahan bulan Maret menemukan bahwa sekitar 80 persen penumpang yang terinfeksi tak menunjukkan gejala.

Analisis lain menemukan bahwa 42 persen pasien di Wuhan, China, juga tak menunjukkan gejala apapun, demikian dilaporkan Medical Daily.

Penularan pada orang tanpa gejala masih menjadi misteri di tengah pandemi Covid-19 yang telah menjangkiti jutaan orang di dunia.

Orang-orang yang tak menunjukkan gejala apapun sangat sulit diindentifikasi, yang menyebabkan terbatasnya pengetahuan otoritas kesehatan dan para peneliti.

"Banyak yang menganggap hal ini sebagai sains yang tetap, tapi saya pikir masih ada banyak pertanyaan yang kita miliki tentang kapan penularan tanpa gejala terjadi dan di mana kejadian tersebut terjadi," kata Amesh Adalja, ilmuwan senior di Johns Hopkins University Center for Health Security.

Walau begitu, studi terbaru di Wuhan menyebutkan bahwa pasien Covid-19 tanpa gejala tak cukup menular ketimbang mereka yang menunjukkan gejala. Para peneliti juga mengatakan mereka hanya menularkan virus dalam waktu yang singkat.

Pasien dengan gejala bisa menularkan virus corona hingga 19 hari. Peneliti mengatakan bahwa orang tanpa gejala dapat menularkannya dalam 8 hari.

Dalam studi tersebut, tak ada peserta tanpa gejala yang terlihat menularkan virus lebih dari 12 hari. Beberapa dari mereka pun hanya menularkannya dalam tiga hari.

baca juga

Walaupun hanya menularkan dalam waktu singkat, pakar kesehatan menyebutkan OTG masih berperan besar dalam penularan, demikian dijelaskan oleh peneliti dari University of California, San Fransisco (UCSF).

Orang yang terinfeksi dan tidak menunjukkan gejala Covid-19 umumnya berkontribusi pada penularan dalam ruang sempit seperti rumah sakit, penjara, dan panti jompo.

"Skrining berbasis gejala saja gagal mendeteksi proporsi kasus infeksi yang tinggi dan tidak cukup untuk mengendalikan penularan dalam aturan ini," tutup para peneliti dari UCSF.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Minta Produsen dan Distributor Makanan Taati Pedoman Ini Saat Pandemi

BPOM Minta Produsen dan Distributor Makanan Taati Pedoman Ini Saat Pandemi

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:05 WIB

Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan

Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 10:24 WIB

Ini Risiko Tertular Covid-19 di Dalam Ruangan VS di Luar Ruangan

Ini Risiko Tertular Covid-19 di Dalam Ruangan VS di Luar Ruangan

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:31 WIB

Terkini

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×