Latih Rasa Syukur Baik untuk Kesehatan Mental, ini Kata Ahli!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2020 | 15:51 WIB
Latih Rasa Syukur Baik untuk Kesehatan Mental, ini Kata Ahli!
Ilustrasi orang bersyukur. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menjalani kehidupan dengan rasa syukur akan lebih bahagia dan kecil kemungkinannya menderita masalah psikologis.

Sebuah studi oleh University of Twente menunjukkan bahwa melatih diri untuk lebih bersyukur bisa membantu orang merasa lebih baik dan akan meningkatkan kesehatan mental.

Ernst Bohlmeijer, Profesor Kesehatan Mental Positif mengatakan pertama kalinya rasa syukur menunjukkan pengaruh baik pada kesehatan mental cukup meyakinkan.

"Sebelumnya, penelitian tentang melatih rasa terima kasih kepada orang-orang belum memperlihatkan banyak efeknya. Jadi, kami memutuskan untuk mempelajari efeknya dari pelatihan selama 6 minggu dan hasil penelitian diterbikan di Journal of Happiness Studies," kata Ernst Bohlmeijer dikutip dari Medical Express.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Twente telah melibatkan 217 peserta untuk menunjukkan bahwa pelatihan selama 6 minggu. Oara peserta yang melatih rasa terima kasihnya mengalami peningkatan yang cukup besar pada kesehatannya.

Ilustrasi kesehatan jiwa, kesehatan mental (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan jiwa, kesehatan mental (Shutterstock)

Efek ini juga terlihat jelas dalam jangka panjang. Rasa syukur akan membuat seseorang lebih fokus pada hidupnya, termasuk menikmati hal sederhana.

"Melatih rasa syukur bukanlah trik untuk menjadi bahagia dengan cepat. Tapi, latihan rasa syukur ini mengembangkan sikap baru terhadap kehidupan, Kehidupan menjadi kurang jelas dan membuat orang lebih fleksibel," jelasnya.

Penelitian oleh Universitas Twente juga berfokus pada orang dewasa dengan masalah kesehatan dan psikologis ringan. Para peserta direkrut melalui media sosial dan iklan surat kabar.

Sebanyak 217 pelamar yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi, dibagi menjadi 3 kelompok secara acak. Kelompok pertama, sebanyak 73 peserta melatih rasa syukur selama 6 minggu.

baca juga

Kelompok kedua, sebanyak 73 perserta diperintahkan untuk melakukan 5 hal baik untuk dirinya sendiri setiap minggu. Kelompok ketiga, sebanyak 71 peserta masuk kategori daftar tunggu.

Setelah 6 minggu dan 3 bulan, hampir sepertiga dari peserta dalam kelompok yang melatih rasa syukur memiliki kehidupan yang sejahtera. Tingkat kesejahteraan mereka lebih banyak dari 2 kelompok lainnya yang hanya 19,2 persen dan 13,6 persen.

Para peserta dalam kelompok syukur lantas diberi latihan berbeda untuk mengembangkan rasa syukur mereka setiap minggu, seperti fokus pada perasaan menghargai, rasa terima kasih dan mengungkapkannya kepada orang lain.

Mereka juga diminta menuliskan hal-hal positif tentang kehidupannya sendiri dan merefleksikan efek positif dari kesulitan.

Para peserta diminta melakukan latihan itu selama 10 hingga 15 menit setiap hari. Tapi, mereka juga diminta tidak mengabaikan pengalaman negatif, mengakui kesulitan dan ada tekanan psikologis.

Karena semua cara mengharagai hal-hal baik dan mengakui kesulitan dalam hidup adalah inti dari ketahanan psikologis seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter AS: Rasisme dan Diskriminasi adalah Masalah Kesehatan Masyarakat

Dokter AS: Rasisme dan Diskriminasi adalah Masalah Kesehatan Masyarakat

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:08 WIB

Meski Banyak Tekanan, Ini Cara Park Seo Joon Jaga Kesehatan Mental

Meski Banyak Tekanan, Ini Cara Park Seo Joon Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 18:45 WIB

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 11:00 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×