Seperti Orang Dewasa, Anak Obesitas dengan Covid-19 Berisiko Parah?

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2020 | 17:02 WIB
Seperti Orang Dewasa, Anak Obesitas dengan Covid-19 Berisiko Parah?
Ilustrasi anak obesitas (shutterstock)

Suara.com - Obesitas salah satu faktor yang meningkatkan risiko seseorang terinfeksi dan mengalami kondisi parah akibat virus corona Covid-19. Hal ini juga bisa terjadi pada anak-anak tang terinfeksi Covid-19.

Sebuah studi baru menemukan seorang anak yang gemuk dan terinfeksi virus corona Covud-19 berisiko mengalami kondisi parah akibat virus tersebut.

Laporan itu berdasarkan pada 50 kasus Covid-19 pediatrik yang cukup parah sehingga pasien membutuhkan perawatan medis di rumah sakit New York City.

Sekitar 22 persen dari 50 anak mengalami obesitas dan 6 dari 9 anak memerlukan bantuan ventilator akibat obesitasnya.

Artinya, anak yang mengalami kegemukan atau obesitas memiliki tingkat risiko yang sama dengan orang dewasa ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

"Jadi penelitian ini menemukan bahwa banyak pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami obesitas atau kelebihan berat badan," kata peneliti yang dipimpin oleh Dr Philip Zachariah, seorang dokter anak di Pusat Medis Irving Universitas Columbia di Kota New York dikutip dari Medical Express.

Tak satu pun dari 50 anak-anak yang mengembangkan penyakit radang berbahaya, seperti penyakit Kawasaki yang dikaitkan dengan virus corona Covid-19.

Seorang dokter di Inggris yang menangani pasien virus corona Covid-19 anak-anak juga melihat kasus serupa. Ia menemukan obesitas justru menjadi persoalan pada pasien anak-anak.

"Kami menemukan obesitas menjadi faktor yang paling tinggi di antara anak-anak yang menderita sakit parah akibat Covid-19," kata Dr Charles Schleien, kepala dokter anak di Northwell Health di New Hyde Park.

baca juga

Menurut Dr Charles, tingkat risiko anak-anak ini tidak berbeda dengan orang dewasa, yang mana obesitas berperan penting dalam menentukan seberapa parah seseorang akan menderita akibat Covid-19.

Dalam studi baru, kelompok Zachariah melihat catatan medis 50 anak-anak dan remaja di bawah usia 21 tahun yang pertama kali diuji Covid-19 pada bulan Maret 2020 dan 2 minggu pertama bulan April 2020.

Sebanyak 9 dari 50 kasus Covid-19 ternyata dalam kondisi parah. Anak-anak yang lebih tua atau rata-rata usia 14 tahun, lebih mungkin mengembangkan gejala virus corona Covid-19 yang parah.

Adapun kasus Covid-19 yang parah, sebanyak 44 persen mengalami gejala gastrointestinal, batuk, sesak napas dan demam tinggi yang tergolong umum.

Tapi, penelitian menemukan bahwa sebagian besar bayi yang terinfeksi virus corona Covid-19 berhasil selamat dan tidak ada yang sakit parah.

Para ahli percaya bahwa sebagian besar kasus infeksi virus corona Covid-19, anak-anak hanya mengalami gejala ringan atau tidak sama sekali. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit yang dideritanya bisa berkembang lebih parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Dampak Masa Isolasi Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Depresi Anak!

Awas, Dampak Masa Isolasi Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Depresi Anak!

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:19 WIB

Anak Berisiko Cemas dan Mimpi Buruk akibat New Normal, Ini Kata Ahli!

Anak Berisiko Cemas dan Mimpi Buruk akibat New Normal, Ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:22 WIB

India Pakai Obat Herbal untuk Atasi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ahli!

India Pakai Obat Herbal untuk Atasi Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026

Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya

Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:50 WIB

11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!

11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:46 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:29 WIB

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:09 WIB

×