Peneliti Temukan Teknologi untuk Deteksi Covid-19, Begini Cara Kerjanya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:56 WIB
Peneliti Temukan Teknologi untuk Deteksi Covid-19, Begini Cara Kerjanya!
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi baru yang dipimpin oleh Queen Mary University of London telah menunjukkan efektivitas menggunakan teknologi cahaya baru untuk memantau keberadaan antibodi dalam pengobatan multiple sclerosis (MS), yang bisa menyebabkan resistensi obat dan kegagalan pengobatan.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka juga telah menerapkan teknologi Covid-19 yang berpotensi menguji antibodi untuk menentukan seseorang sebelumnya telah terinfeksi virus atau belum.

Antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi virus corona Covid-19. Antibodi ini juga bisa digunakan sebagai obat untuk melawan penyakit lainnya.

Alemtuzumab adalah antibodi yang dirancang untuk membunuh sel-sel T dan B, komponen seluler utama dari respons imun adaptif dan pertama kali digunakan pada kanker sel darah putih dan MS.

Namun, antibodi ini terkadang bisa menghasilkan produksi antibodi yang mencegah alemtuzumab, yang menyebabkan pasien tidak bisa merespons pengobatan.

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Platform GloBody adalah alat baru yang menggunakan enzim penghasil cahaya (nanoluciferase) untuk mendeteksi antibodi dalam sempel pasien. Alat ini juga digunakan untuk menunjukkan orang mana yang cenderung merespons pengobatan dan orang yang mengalami kegagalan pengobatan.

Penelitian dalam jurnal Neurology: Neuroimmunology & Neuroinflammation, menunjukkan handalnya alat platform GloBody untuk mendeteksi antibodi dan memprediksi pasien yang kemungkinan mengalami gagal pengobatan.

Hasil dari penelitian ini bisa meningkatkan keamanan perawatan untuk pasien MS. Para peneliti juga berharap bahwa temuan ini bisa membantu lebih banyak orang untuk mengenali pentingnya antibodi anti-narkoba dan menggunakan metode sederhana untuk memantau kondisi ini pada pasien.

"Meskipun kami hanya melihat tanggapan antibodi anti-obat dalam multiple sclerosis, pendekatan ini bisa terapkan pada setiap antibodi terapeutik dalam kondisi klinis apapun," kata Dr Angray Kang dari Queen Mary University of London dikutip dari Medical Express.

Jika Anda bisa memperkirakan bahwa suatu obat tidak akan bekerja pada pasien. Maka Anda mencegah mereka dari perawatan medis yang sia-sia dan mungkin mahal.

Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)
Ilustrasi virus Corona Covid-19 - (Pixabay/geralt)

Beberapa perawatan ini menelan biaya hampir setengah juta pound per orang dan per tahun. Sehingga cara ini bisa memberi tahu bila perawatan tidak akan berhasil, lalu Anda bisa cepat beralih ke perawatan lain.

Para peneliti mengatakan bahwa teknologinya juga telah dikembangkan untuk mendeteksi respons imun terhadap infeksi virus corona Covid-19.

Tes GloBody berpotensi untuk menguji virus corona Covid-19. Melalui cara ini, beberapa tes antibodi hanya akan memberikan jawaban ya atau tidak. Namun, teknologi ini bisa memberi tahu Anda berapa banyak antibodi yang ada dan bisa mencegah infeksi ulang.

"Dalam beberapa hari, kami sudah mengahasilkan jumlah yang cukup dari pereaksi Covid-19 GloBody yang berpotensi untuk menguji 1,6 juta orang terkait Covid-19. Jika virusnya bermutasi, tes baru bisa dilakukan dengan cepat," kata Dr Kang.

Meski begitu, para peneliti mengingatkan bahwa tes antibodi GloBody Covid-19 ini perlu divalidadi sebagai tes yang akurat sebelum digunakan secara luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepatuhan: Kunci Sukses Menuju New Normal

Kepatuhan: Kunci Sukses Menuju New Normal

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:50 WIB

Khawatir Main Saat Pandemi, Herman Dzumafo Lebih Takut Tak Ada Kompetisi

Khawatir Main Saat Pandemi, Herman Dzumafo Lebih Takut Tak Ada Kompetisi

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:53 WIB

Atasi Gangguan Tidur akibat Bekerja dari Rumah, Lakukan 5 Langkah Ini!

Atasi Gangguan Tidur akibat Bekerja dari Rumah, Lakukan 5 Langkah Ini!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:21 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB