Mulai Masuk Kantor? Begini Cara Aman Lindungi Diri saat Pandemi Covid-19

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:19 WIB
Mulai Masuk Kantor? Begini Cara Aman Lindungi Diri saat Pandemi Covid-19
Pekerja kantoran melintas di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (19/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Selama tiga bulan ini, sebagian besar pekerja bekerja di rumah. Di saat beberapa negara telah membuka kembali kuncian walau masih di tengah pandemi Covid-19, orang-orang juga mulai membuka bisnis-bisnis mereka. Mau tidak mau, para karyawan juga harus kembali bekerja di kantor.

Pada 27 Mei, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menerbitkan pedoman bagi pengusaha tentang bagaimana orang dapat bekerja kembali di kantor secara aman.

Kembali ke tempat kerja bukanlah situasi tanpa risiko. Karyawan harus tetap mempraktikan perlindungan diri, seperti sering mencuci tangan dan menjaga jarak fisik dengan masing-masing rekan kerja.

Dilansir CNBC, berikut cara aman untuk kembali ke kantor menurut ahli:

1. Adanya tempat cuci tangan di depan lift

"Harus ada tempat pembersih tangan di pintu masuk dan keluar lift," kata Dr. Jay Varkey, profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Universitas Emory dan ahli epidemiologi rumah sakit di Rumah Sakit Universitas Emory.

Pedoman CDC untuk pembukaan kembali mengatakan persediaan seperti sabun, pembersih tangan dengan setidaknya 60% alkohol, tisu, handuk kertas dan tempat sampah tanpa sentuhan harus sudah tersedia.

Protokol Kesehatan di Kantor saat Karyawan Kembali Kerja. (Shutterstock)
Protokol Kesehatan di Kantor saat Karyawan Kembali Kerja. (Shutterstock)

2. Mengikuti langkah keamanan

"Belajar banyak dari bidang-bidang di mana orang terus bekerja," tutur Varkey.

baca juga

Misalnya saja rumah sakit, meski rumah sakit memiliki ruang sempit dan ruang kerja umum, banyak petugas kesehatan dapat menghindari penyakit dengan rajin mengikuti langkah-langkah keamanan.

3. Menambahkan bilik atau penghalang antar pekerja

Menambahkan bilik dan penghalang fisik sapat mendorong jarak yang lebih jauh antar pekerja, langkah ini juga menurunkan risiko penularan virus corona.

"Jika Anda menghabiskan hari di depan komputer di sebuah bilik, lebih dari enam kaki dari orang lain, tidak terlibat dalam percapakan langsung, risiko Anda sangat rendah," jelas Iahn Gonsenhauser, kepala kualitas dan petugas keselamatan pasien di The Ohio State University Wexner Medical Center.

4. Tetap menjaga kebersihan pada barang-barang kantor

"Diharapkan pekerja akan menjaga permukaan yang sering disentuh (gagang pintu, laptop, permukaan meja) tetap bersih," ujar Varkey.

Seperti tangan yang dibersihkan dengan alkohol, permukaan benda-benda ini juga harus didisinfeksi terlebih dahulu sebelum digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setjen DPR Siapkan Sistem Kerja New Normal

Setjen DPR Siapkan Sistem Kerja New Normal

DPR | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:15 WIB

Kembangkan Vaksin Covid-19, Turki dan Rusia Sepakat Kerja Sama

Kembangkan Vaksin Covid-19, Turki dan Rusia Sepakat Kerja Sama

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:05 WIB

Perusahaan Harus Sering Semprot Disinfektan di Ruang Kerja Saat New Normal

Perusahaan Harus Sering Semprot Disinfektan di Ruang Kerja Saat New Normal

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:16 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×