Hewan Peliharaan Bisa Jadi Obat Stres saat Pandemi Corona

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:05 WIB
Hewan Peliharaan Bisa Jadi Obat Stres saat Pandemi Corona

Suara.com - Meskipun kontak fisik Anda dengan orang lain mungkin terbatas di masa pandemi corona, namun hewan peliharaan Anda mungkin dapat menjadi obat stres. Sebab, hewan peliharaan mampu memberikan beberapa dukungan emosional dan mental.

American Heart Association (AHA) mendorong orang-orang untuk lebih banyak melakukan interaksi dengan hewan peliharaan mereka selama pandemi ini.

"Studi telah menunjukkan bahwa kepemilikan hewan peliharaan dikaitkan dengan peningkatan olahraga dan tingkat kebugaran, menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, mengurangi stres dan keseluruhan kebahagiaan dan kesejahteraan yang lebih besar," ujar Dr. Glenn Levine, seorang ahli medis sukarelawan American Heart Association for Life, dikutip dari Medical Express.

Di sini, asosiasi tersebut memberikan lima alasan mengapa hewan peliharaan dapat membantu kesehatan mental:

1. Hewan peliharaan membantu mengurangi stres terkait pekerjaan. Untuk 2 dari 3 karyawan, pekerjaan membuat mereka stres, dan 40% pekerjaan memengaruhi kesehatan mereka. Hewan peliharaan di tempat kerja dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan karyawan.

Anjing dan hewan peliharaan mendengarkan musik. (Shutterstock)
Anjing dan hewan peliharaan mendengarkan musik. (Shutterstock)

2. Hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan produktivitas. Seekor anjing yang dibawa dalam rapat meningkatkan kepercayaan, kekompakan tim, dan persahabatan.

3. Hewan peliharaan membantu mengelola kecemasan. Mereka memberikan pertemanan dan cinta tanpa syarat.

4. Hewan peliharaan menjaga pemiliknya tetap aktif. Pemilik anjing cenderung lebih bugar daripada mereka yang tidak punya anjing. Jarak sosial membuat orang-orang di rumah sepanjang hari, tetapi hewan peliharaan dan kebutuhan mereka untuk berjalan-jalan dan berolahraga secara teratur membuat pemilik berada di luar untuk mendapatkan udara segar dan aktivitas.

Ilustasi seorang anak kecil bersama hewan peliharaannya. [Shutterstock]
Ilustasi seorang anak kecil bersama hewan peliharaannya. [Shutterstock]

5. Hewan peliharaan memberi rasa kebersamaan. Ikatan dengan hewan peliharaan membantu Anda untuk tidak merasa sendirian. Melihat, menyentuh, mendengar atau berbicara dengan hewan dapat membawa rasa baik, kegembiraan dan kebahagiaan.

baca juga

"Jika Anda merasa sedih atau kesulitan dengan kesehatan mental Anda, teman hewan peliharaan Anda dapat membantu," kata Levine.

"Habiskan waktu dengan mereka bermain atau hanya membelai mereka. Kamu mungkin merasa lebih baik, dan hewan peliharaan juga akan menyukai keintiman tersebut," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Camila Cabello Mengidap OCD, Kenali Tanda dan Gejalanya!

Camila Cabello Mengidap OCD, Kenali Tanda dan Gejalanya!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:20 WIB

Jangan Pernah Paksa Ibu Untuk Menyusui, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Jangan Pernah Paksa Ibu Untuk Menyusui, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:50 WIB

Latih Rasa Syukur Baik untuk Kesehatan Mental, ini Kata Ahli!

Latih Rasa Syukur Baik untuk Kesehatan Mental, ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB