Longgarkan Lockdown, Kasus Corona di India Meningkat 10 Ribu dalam 24 Jam

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 07 Juni 2020 | 14:51 WIB
Longgarkan Lockdown, Kasus Corona di India Meningkat 10 Ribu dalam 24 Jam
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Usai melonggarkan kebijakan lockdown, India mencatat hampir 10.000 kasus baru Covid-19 dalam waktu 24 jam pada Sabtu (6/6/2020). Hal tersebut membuat jumlah kasus di India melampaui Italia.

India telah berada di peringkat keenam kasus virus corona dengan 236.657 kasus dan 6.649 kematian. Sementara Italia berada di peringkat ketujuh dengan 234.801 kasus.

Dilansir dari BBC, sistem kesehatan di Mumbai berada di ambang kehancuran sementara rumah sakit di ibukota Delhi, dilaporkan kehabisan ruang.

Sementara itu, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, restoran, dan kantor akan diizinkan dibuka kembali mulai Senin (8/6/2020) besok.

Selama berminggu-minggu, angka kematian Covid-19 India yang relatif rendah telah membingungkan para pakar. Hal itu terutama jika dilihat dari populasi India yang padat, penyakit yang tinggi, dan rumah sakit umum yang kekurangan dana.

Meskipun India memiliki jumlah kasus keenam tertinggi, India adalah peringkat ke-12 dalam kasus kematian.

"Tetapi jumlah kasus yang meningkat menunjukkan bahwa negara itu telah mencapai puncaknya dengan terlambat," kata para ahli.

Seorang dokter melakukan tes swab virus Corona Covid-19 terhadap warga pemukiman kumuh di Dharavi, Mumbai, India, Kamis (16/4/2020). [AFP/Indranil Mukherjee]
Seorang dokter melakukan tes swab virus Corona Covid-19 terhadap warga pemukiman kumuh di Dharavi, Mumbai, India, Kamis (16/4/2020). [AFP/Indranil Mukherjee]

Para pengeritik pemerintah mengatakan, lonjakan kasus baru-baru ini di India menunjukkan bahwa pembatasan wilayah atau lockdown belum berhasil di negara tersebut. Apalagi dengan upaya pembatasan yang mulai dilonggarkan dan akan segera dibuka.

Tetapi Gautam Menon, seorang profesor dan peneliti pada model penyakit menular, mengatakan kepada BBC bahwa India tidak punya pilihan lain.

baca juga

"Melebihi satu titik, sulit untuk mempertahankan lockdown yang telah berlangsung begitu lama, ini dilihat secara ekonomi, sosial, dan psikologis," kata Menon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Dokter Temukan Kabel Charger di Dalam Kandung Kemih Seorang Lelaki

Ngeri! Dokter Temukan Kabel Charger di Dalam Kandung Kemih Seorang Lelaki

Tekno | Minggu, 07 Juni 2020 | 12:22 WIB

Goyang Sobat Ambyar di RS Covid-19 Bantul, BPBD: Gak Pake Cendol Dawet

Goyang Sobat Ambyar di RS Covid-19 Bantul, BPBD: Gak Pake Cendol Dawet

Jogja | Minggu, 07 Juni 2020 | 12:19 WIB

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×