Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 07 Juni 2020 | 11:54 WIB
Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Menghilang setelah tak bisa mengikuti kelas online di rumahnya, Devika Balakrishnan, siswi sekolah menengah pertama di India, ditemukan tewas bunuh diri.

Menyadur India Today, Minggu (7/6), Devika berasal dari keluarga miskin. Di rumah, ia tak memiliki akses memadai untuk mengikuti program kelas online yang diadakan oleh sekolahnya selama pandemi virus corona.

Diduga kecewa, gadis berusia 14 tahun inipun dilaporkan menghilang dari rumah pada Senin (1/6) sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Sebelum pergi, ia sempat menuliskan surat berisi pernyataan 'Aku pergi', yang belakangan diketahui sebagai pesan perpisahan dari Devika.

Beberapa saat kemudian, gadis itu ditemukan berada 200 meter dari rumah dengan keadaan sudah tak bernyawa dan kondisi tubuh yang terbakar.

Dari lokasi kejadian, ditemukan sebotol minyak tanah tergeletak di dekat jasad siswa malang tersebut, mengutip laporan Gulf Times.

Ayah Devika, Balakrishnan, mengatakan putrinya terlihat depresi setelah tak bisa mengikuti kelas jarak jauh karena televisi di rumahnya rusak. Sementara mereka tak mampu membelikan Devika ponsel.

"Dia meminta kami untuk memperbaiki televisi (sehingga ia bisa) menghadiri kelas online. Tapi kami tidak memiliki uang untuk memperbaikinya dan kami tak memiliki ponsel," ujar Balakrishnan dalam keterangan kepolisian.

Menteri Pendidikan C. Raveendranath telah memerintahkan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian gadis yang berasal dari Malappuram, Kerala ini.

baca juga

"Kami telah melakukan survei tentang fasilitas di rumah dan memperkenalkan program untuk siswa tidak mampu yang tidak memiliki televisi dan smartphone. Kami telah meluncurkan kelas online berdasarkan percobaan dan akan melakukan siaran ulang. Tapi sangat disayankan gadis itu bunuh diri," ujar Raveendranath kepada Indiatoday.in.

Pemerintah Kerala telah merilis kegiatan belajar mengajar secara online yang disiarkan melalui saluran televisi Victers.

Kelas berdurasi 20 menit tersebut ditujukan untuk 4,1 juta murid, dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Disebutkan, pemerintah negara bagian di India telah mengarahkan semua badan swadaya masyarakat setempat untuk menyiapkan ruang kelas dengan televisi bagi siswa tak mampu yang tak memiliki televisi atau smartphone di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Foto Paling Sedih, Pemuda Makamkan Sendiri Ayah Wafat karena Corona

Jadi Foto Paling Sedih, Pemuda Makamkan Sendiri Ayah Wafat karena Corona

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 18:30 WIB

Virus Corona yang Ada Di India Disebut Berbeda, Kok Bisa?

Virus Corona yang Ada Di India Disebut Berbeda, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×