Potret Gemas Kahiyang Ayu-Sedah Mirah, Perut Kembung Tanda Masalah Serius?

Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 07 Juni 2020 | 20:46 WIB
Potret Gemas Kahiyang Ayu-Sedah Mirah, Perut Kembung Tanda Masalah Serius?
Potret Kebersamaan Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah (Instagram/ayangkahiyang)

Suara.com - Putri pasangan Bobby Nasution dengan Kahiyang Ayu, Sedah Mirah, kerap menjadi bahan pembicaraan masyarakat.

Dilahirkan sebagai cucu kedua dari keluarga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Sedah Mirah ternyata akan segera merayakan ulang tahun yang kedua pada Agustus ini. Mau lihat kegemasan Kahiyang dan putri sulungnya?

Di sisi lain, National Health Service (NHS) Inggris memasukkan perut kembung sebagai salah satu gejala gagal jantung. Waduh, bagaimana penjelasannya?

Berita tentang Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah serta perut kembung masuk dalam jajaran berita paling populer di kanal Health Suara.com, Minggu (7/6/2020).

1. Gemas, Yuk Tengok Potret Kebersamaan Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah!

Potret Kebersamaan Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah (Instagram/ayangkahiyang)
Potret Kebersamaan Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah (Instagram/ayangkahiyang)

Kehidupan pribadi keluarga presiden Joko Widodo (Jokowi) memang selalu menarik untuk diperbincangkan. Tak hanya Jan Ethes, cucu perempuan Jokowi, Sedah Mirah juga menarik perhatian.

Sedah Mirah merupakan anak Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. Sepupu Jan Ethes ini akan merayakan ulang tahun keduanya pada bulan Agustus 2020 nanti.

Baca selengkapnya

2. Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius

Ilustrasi perut kebung (Shutterstock)
Ilustrasi perut kebung (Shutterstock)

Perut kembung memang umumnya tidak berbahaya karena bisa disebabkan terlalu banyak udara atau makan makanan yang tidak bisa Anda toleransi. Tetapi, kembung dalam keadaan tertentu ternyata bisa menandakan sebuah penyakit.

Dilansir dari Express, National Health Service (NHS) Inggris memasukkan perut kembung sebagai salah satu gejala gagal jantung.

Baca selengkapnya

3. Studi: Orang Golongan Darah A Berisiko Lebih Parah jika Kena Covid-19

Ilustrasi golongan darah. (Pixabay/200 Degrees)
Ilustrasi golongan darah. (Pixabay/200 Degrees)

Orang dengan golongan darah A mungkin lebih berisiko mengalami gejala dan sakit yang lebih serius karena virus corona.

Dilansir dari Telegraph, sebuah studi yang disusun oleh para peneliti di Jerman dan Norwegia menunjukkan, bahwa orang dengan golongan darah tertentu mungkin lebih rentan terhadap penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembangkan Vaksin Covid-19, Indonesia Gandeng China dan Korsel

Kembangkan Vaksin Covid-19, Indonesia Gandeng China dan Korsel

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:44 WIB

Disebut Berpotensi Vaksin Covid-19, Peneliti Khawatir Populasi Belangkas

Disebut Berpotensi Vaksin Covid-19, Peneliti Khawatir Populasi Belangkas

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:48 WIB

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Berkebun, Dapatkan Manfaatnya!

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Berkebun, Dapatkan Manfaatnya!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:49 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB