Kembangkan Vaksin Covid-19, Indonesia Gandeng China dan Korsel

Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:44 WIB
Kembangkan Vaksin Covid-19, Indonesia Gandeng China dan Korsel
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) akan bekerja sama dengan negara lain sembari terus melakukan penelitian sendiri dalam upaya mengembangkan vaksin Covid-19.

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Jumat (5/6/2020) mengatakan upaya paralel itu dilakukan untuk mempercepat ketersediaan vaksin Covid-19 bagi Indonesia.

Melalui konsorsium riset dan inovasi Covid-19, pemerintah akan tetap melakukan penelitian di Tanah Air. Tapi di sisi lain, mereka juga akan bekerjasama dengan pihak luar negeri untuk mempercepat proses pembuatan vaksin.

"Selain mengembangkan (vaksin Covid-19) di dalam negeri, di sisi lain, beberapa BUMN dan swasta melakukan kerjasama dengan perusahaan vaksin di China dan Korea. Kita lakukan secara paralel," terang Bambang.

Nantinya, perusahaan farmasi milik BUMN, Biofarma, akan bekerjasama dengan China. Sementara Kimia Farma dari pihak swasta akan berguru ke Negeri Ginseng.

Melalui kolaborasi ini, Menrsitek berharap adanya pertukaran teknologi pengembangan vaksin Covid-19, sehingga obat virus corona bisa ditemukan dalam waktu setahun.

"Nanti kita berharap ada transfer teknologi dari luar, dan kita produksi sendiri di sini," imbuhnya.

Kendati begitu, penelitian di Tanah Air pun terus dilakukan. Pasalnya, Menristek tidak menginginkan Indonesia bergantung pada dari luar negeri untuk memperoleh vaksin Covi-19.

"Vaksin sudah menjadi bagian dari pengembangan konsorsium. Jadi ini akan terus kita lakukan di dalam negeri. Kita tidak ingin bergantung kepada pihak luar negeri, tapi mandiri pada vaksin yang kita buat," lanjutnya.

Baca Juga: Menristek Sebut Indonesia Perlu Vaksin Covid-19 Beda dari Negara Lain

Di sisi lain, penelitian vaksin Covid-19 yang dilakukan konsorsium akan mendapatkan pengawasan penuh dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami akan mengawal pengembangan vaksin ini, mulai dari penelitian, uji klinis, dan produksinya. Untuk produksi, Biofarma dan Kimia Farma sudah siap," tutup Rizka Andalusia, Direktur Registrasi Obat BPOM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI