Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 07 Juni 2020 | 15:01 WIB
Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius
Ilustrasi perut kebung (Shutterstock)

Suara.com - Perut kembung memang umumnya tidak berbahaya karena bisa disebabkan terlalu banyak udara atau makan makanan yang tidak bisa Anda toleransi. Tetapi, kembung dalam keadaan tertentu ternyata bisa menandakan sebuah penyakit.

Dilansir dari Express, National Health Service (NHS) Inggris memasukkan perut kembung sebagai salah satu gejala gagal jantung.

Gagal jantung sendiri merupakan kondisi ketika jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Hal tersebut biasa terjadi karena jantung terlalu lemah atau kaku.

Tetapi NHS menyatakan, bahwa gejala perut kembung pada orang gagal ginjal harus disertai gejala lain. Gejala utama gagal ginjal menurut NHS, antara lain:

  • Sesak napas di mana kondisi tersebut bisa terjadi setelah aktivitas atau saat istirahat. Sesak napas juga mungkin menjadi lebih buruk ketika berbaring.
  • Kelelahan 
  • Kaki atau pergelangan kaki bengkak yang disebabkan oleh penumpukan cairan (edema).         

Dalam beberapa kasus, penyebab perut kembung mungkin karena intoleransi makanan. Kembung  juga terkadang bisa menandakan kondisi penyakit celiac.

"Penyakit Celiac adalah kondisi pencernaan yang umum di mana usus Anda tidak dapat menyerap gluten," kata pihak NHS.

"Jika Anda memiliki penyakit Celiac, makan makanan yang mengandung gluten juga dapat memicu diare, sakit perut, dan kelelahan," tambahnya.

Ilustrasi kembung(Foto: shutterstock)
Ilustrasi kembung (Foto: shutterstock)

Kembung juga bisa menjadi tanda sindrom iritasi usus.

"Orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) sering mengeluh kembung, terutama di malam hari," kata organisasi kesehatan tersebut.

"Kembungnya IBS tampaknya tidak terkait dengan angin berlebih. Diperkirakan karena dorongan isi yang tidak menentu melalui usus," imbuhnya.

Selain gejala gagal jantung, kembung yang perlu Anda waspadai adalah kembung dan perasaan kenyang yang terus-menerus. Hal itu dapat menandakan kanker ovarium.

Jika gejala perut kembung berlanjut, Anda harus menghubungi dokter. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?

Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:34 WIB

Punya Kista Ovarium Seperti Feby Febiola, Ketahui Penyebab dan Risikonya!

Punya Kista Ovarium Seperti Feby Febiola, Ketahui Penyebab dan Risikonya!

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:55 WIB

Kaya Gizi, Berikut Resep Ikan Kembung Kuah Asam yang Segar

Kaya Gizi, Berikut Resep Ikan Kembung Kuah Asam yang Segar

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB