Waspada Serangan Jantung, Cobalah Cek Kondisi Urine!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2020 | 14:04 WIB
Waspada Serangan Jantung, Cobalah Cek Kondisi Urine!
ilustrasi buang air kecil (shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung adalah kondisi darurat medis akibat pasokan darah ke jantung yang terblokir gumpalan darah. Gumpalan darah yang terbentuk dari waktu ke waktu bisa terjadi akibat gaya hidup tak sehat, seperti kelebihan berat badan dan merokok.

Sebuah penelitian yang dilansir dari Express, lantas mengeksplorasi pembentukan gumpalan darah dan risiko lanjutan dari serangan jantung.

Para peneliti mengaitkan infeksi pneumonia dan Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan pembekuan darah dan risiko lanjutan dari penyakit koroner jantung, seperti serangan jantung dan stroke dalam 3 bulan ke depan.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Heart Association pun telah memeriksa daftar pasien yang dilacak selama beberapa tahun di 5 kota Amerika Serikat.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Para peneliti akademik mengamati 1.312 pasien yag mengalami serangan jantung dan 727 pasien yang mengalami stroke iskemik yang menyebabkan gumpalan darah.

Pada pasien dengan penyakit jantung, sekitar 37 persen memiliki beberapa jenis infeksi dalam 3 bulan. Lalu, ada pula 30 persen pasien yang menderita stroke.

Secara substansial, infeksi bisa meningkatkan kemungkinan serangan jantung atau stroke dibandingkan dengan 1 atau 2 tahun sebelumnya pada kelompok pasien yang sama.

Dr Kamakshi Lakshminarayan, seorang ahli saraf dan profesor epidemiologi di sekolah kedokteran Universitas Minnesota, mengatakan umumnya infeksi bisa memicu reaksi peradangan dalam tubuh.

Tubuh memicu produksi sel putih untuk membantu menangkal infeksi, tetapi proses itu juga meningkatkan kelengketan sel yang disebut trombosit. Kondisi itulah yang mendorong pembentukan gumpalan darah yang bisa menghalangi aliran darah ke jantung atau otak.

baca juga
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)
Ilustrasi ISK. (Shutterstock)

"Infeksi ini tampaknya menjadi pemicu untuk mengubah keseimbangan darah yang halus dan membuat kita lebih rentan terhadap trombosit atau membentuk gumpalan darah," kata Lakshminarayan.

Dr Lakshminarayan mengatakan kondisi ini juga merupakan pemicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

Sementara itu, ISK adalah jenis infeksi yang paling umum dalam penelitian tersebut. Sedangkan, pneumonia dan infeksi pernapasan lainnya juga termasuk jenis infeksi yang paling umum.

"Infeksi saluran kemih (ISK) dapat memengaruhi berbagai jenis saluran kemih, termasuk kandung kemih (sistitis), uretra (uretritis) atau infeksi ginjal," jelas NHS.

Ada sejumlah gejala ISK yang bisa menjadi tanda serangan jantung, antara lain buang air kecil lebih sering, nyeri saat buang air kecil, urine berbau dan darah dalam urine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gejala Ringan Serangan Jantung, Cek Bagian Pergelangan Kaki!

Waspada Gejala Ringan Serangan Jantung, Cek Bagian Pergelangan Kaki!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 13:27 WIB

Dikira Kena Corona, Pria di Semarang Mendadak Jatuh dan Tewas di Tempat

Dikira Kena Corona, Pria di Semarang Mendadak Jatuh dan Tewas di Tempat

Jawa Tengah | Senin, 01 Juni 2020 | 14:44 WIB

Apakah Anda Berisiko Serangan Jantung? Cek Bagian Kelopak Mata!

Apakah Anda Berisiko Serangan Jantung? Cek Bagian Kelopak Mata!

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 10:00 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×