Hanya Ada 4 Kasus Impor Virus Corona, Thailand Rencanakan Cabut Jam Malam

M. Reza Sulaiman

Rabu, 10 Juni 2020 | 14:24 WIB
Hanya Ada 4 Kasus Impor Virus Corona, Thailand Rencanakan Cabut Jam Malam
Kondisi jalan-jalan di Thailand yang sepi akibat karantina wilayah. [AFP]

Suara.com - Otoritas Kesehatan Thailand melaporkan empat pasien baru Covid-19 pada Rabu (10/6/2020), sehingga total infeksi bertambah menjadi 3.125.

Juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand Taweesilp Visanuyothin mengatakan satu di antara pasien baru itu adalah pria berusia 44 tahun yang bekerja dan tinggal di kamp multi-nasional di Madagaskar, serta kembali ke Thailand pada 3 Juni.

Sementara pasien lainnya adalah perempuan berusia 34 tahun yang tinggal bersama keluarga besar suami di Pakistan, kutip the Bangkok Post.

Keluarga itu, imbuh Taweesilp, memiliki lima anggota yang terinfeksi Covid-19, termasuk suaminya. Dia kembali ke Thailand pada Sabtu lalu dan kini dikarantina di Bangkok.

Sedang dua pasien lainnya adalah tukang pijat berusia 35 tahun yang Kamis lalu kembali dari India dan kini dikarantina di Provinsi Chon Buri.

Dari total kasus itu, 95 persen di antaranya telah pulih, termasuk delapan pasien yang dipulangkan dalam 24 jam terakhir. Sedang 86 pasien masih dirawat di rumah sakit. Sementara jumlah kematian tetap 58.

Sementara itu, Thailand juga berencana menggelar uji coba pencabutan jam malam selama 15 hari.

Wakil kepala militer Jenderal Nathapol Nakpanit mengatakan meski jam malam akan dicabut, status darurat tetap berlaku.

"Tanpa jam malam, orang dapat melanjutkan kehidupan normal, tapi keadaan darurat akan tetap berlaku jika pemerintah perlu mengambil tindakan cepat untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” ujar Nathapol.

baca juga

Jam malam di Thailand berlaku mulai pukul 23 hingga 3 dini hari. Setelah uji coba pencabutan selama 15 hari, pemerintah akan mengevaluasi dampak pemberlakuan itu.

Meski begitu, Nathapol belum mengatakan kapan jam malam akan dicabut sementara.

Menanggapi hal itu, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional sekaligus kepala komite pengendalian penyakit Jenderal Somsak Roongsita mengatakan Thailand akan membuka kembali stadion tinju, pada tahap keempat relaksasi.

Namun semua keputusan pengendalian penyakit, tambah dia, adalah keputusan Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand. [ANADOLU AGENCY]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU Tentang Keuangan Negara untuk Penanganan Covid-19 Digugat ke MK

UU Tentang Keuangan Negara untuk Penanganan Covid-19 Digugat ke MK

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:51 WIB

Jenazah yang Dibawa Pulang Warga Bekasi dari RS Mekar Sari Negatif Corona

Jenazah yang Dibawa Pulang Warga Bekasi dari RS Mekar Sari Negatif Corona

Jabar | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:48 WIB

Pakar Menduga Wabah Virus Corona Sudah Ada di China Sejak Awal Agustus

Pakar Menduga Wabah Virus Corona Sudah Ada di China Sejak Awal Agustus

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:36 WIB

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:32 WIB

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:30 WIB

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

×