Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2020 | 18:39 WIB
Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19 [Shutterstock].

Suara.com - Pasien Covid-19 yang sudah sembuh masih membutuhkan perhatian lebih ketika kembali ke rumahnya. Karena, mereka mungkin mengalami beberapa efek dari infeksi virus corona Covid-19.

Perhatian khusus ini diharapkan bisa mengantisipasi membludaknya jumlah pasien yang butuh rehabilitasi, terutama pasien yang sempat menjalani perawatan intensif di ICU.

Pasien yang sembuh dari virus corona Covid-19 mungkin membutuhkan waktu pemulihan yang lambat. Mereka mungkin mengalami kehilangan keterampilannya, mulai dari berjalan, berpikir dan berbicara.

Karena, virus corona ini bisa menyebabkan kerusakan berkepanjangan pada tubuh. Contohnya, demam kelenjar yang membutuhkan waktu 12 bulan untuk pasien normal kembali.

Dalam British Medical Journal, Jacqui Thorton pun sempat mempertanyakan perihal rehabilitasi fisik, mental dan psikologis yang mungkin dibutuhkan pasien virus corona setelah keluar dari ICU.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Tempat rehabilitasi setelah seseorang mengalami serangan jantung, trauma atau stroke sudah tersedia. Tapi, tempat rehabilitasi ini mungkin tidak tersedia untuk ribuan orang sekaligus.

Meskipun mereka mengalami gangguan tidur, kelelahan yang melemahkan, masalah memori, kecemasan, depresi dan pasca gangguan stres traumatis.

Mantan pasien ICU ini mungkin adalah orang-orang yang paling sakit. Tetapi, begitu mereka sembuh mungkin kurang mendapat dukungan atau perhatian dalam proses pemulihannya.

Bukti dari China menunjukkan bahwa pasien Covid-19 memiliki efek neurologis dan pernapasan, sehingga pemulihan akan lebih lama dan lebih kompleks.

baca juga

Lalu, hampir setengah dari pasien akan memerlukan beberapa bentuk bantuan medis atau sosial tingkat rendah selama masa pemulihan. Sebanyak 4 persen jugaakan membutuhkan rehabilitasi intensif yang berkelanjutan.

"kami membutuhkan semua tingkat layanan yang berbeda dan kami membutuhkan mereka (pasien sembuh dari Covid-19) bergabung," kata Lynne Turner-Stokes, konsultan kedokteran rehabilitasi dikutip dari Mirror.

Mereka mungkin membutuhkan waktu untuk melupakan pengalaman menyakitkan ketika menjalani perawatan di ICU dengan bantuan ventilator, sedasi, dialisis untuk gagal ginjal dan infus.

Monitor yang terus berbunyi selama pasien menjalani perawatan medis mungkin juga menyebabkan derelium pada pasien Covid-19 hingga mereka menderita halusinasi mengerikan.

Karena itu, pasien Covid-9 yang sudah sembuh tetap membutuhkan dukungan sosial dan medis untuk pulih total. Meskipun bangsal rehabilitasi mungkin bukan satu-satunya tempat untuk mengatasi hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor 1.241 Kasus Baru Covid-19, Achmad Yurianto: Karena Tracing Agresif

Rekor 1.241 Kasus Baru Covid-19, Achmad Yurianto: Karena Tracing Agresif

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 17:10 WIB

Ahli: Wanita Hamil Berkulit Hitam Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Ahli: Wanita Hamil Berkulit Hitam Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 16:44 WIB

Stres Karena Pandemi Virus Corona Covid-19? Redakan dengan 5 Makanan Ini!

Stres Karena Pandemi Virus Corona Covid-19? Redakan dengan 5 Makanan Ini!

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:27 WIB

Terkini

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:43 WIB

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 15:42 WIB

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:41 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:36 WIB

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:35 WIB

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:29 WIB

×