Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 08:24 WIB
Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak Ilmuwan di seluruh durnia sedang berjuang menemukan cara tercepat dan efektif untuk menghentikan pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi. Mereka mencoba menemukan obat, terapi, hingga vaksin untuk menghilangkan virus corona jenis baru ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan terdapat lebih dari 120 vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di laboratorium, dan 10 kandidat yang sedang dalam tahap uji coba pada manusia.

Beberapa obat juga sedang dalam uji klinis, untuk melihat apakah manjur untuk mengobati pasien Covid-19, bahkan yang parah sekalipun.

Perkembangan terakhir dari virus corona peneliti AS telah mengidentifikasi bagian dari SARS-CoV-2 yang dapat ditargetkan dengan vaksin. Mereka mampu melakukannya dengan memanfaatkan alat yang digunakan untuk pengembangan imunoterapi pada penderita kanker.

Menurut peneliti dari University of Pennsylvania, kanker berperilaku seperti virus dalam banyak hal.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Jadi, mereka memutuskan untuk menerapkan alat yang digunakan untuk mengidentifikasi aspek unik dari kanker anak yang dapat ditargetkan dengan imunoterapi ke dalam penelitian Covid-19. Ternyata, ini berhasil.

Dilansir The Health Site, alat tersebut memungkinkan mereka mengidentifikasi urutan protein virus corona yang tepat untuk ditargetkan oleh vaksin nantinya.

Para peneliti telah mencatat daftar 65 urutan peptida dari virus, yang ketika ditargetkan oleh vaksin potensial, menawarkan kemungkinan besar menciptakan kekebalan skala populasi.

Tim akan menguji berbagai kombinasi dari urutan ini dalam pemodelan tikus untuk menilai keamanan dan efektivitasnya.

Peneliti percaya jika pendekatan mereka terbukti berhasil, ini dapat mengarah pada perlindungan terhadap, tidak hanya SARS-CoV-2 saja, virus corona jenis lain yang mungkin muncul di masa depan.

Temuan peneliti ini terbit dalam jurnal Cell Reports Midecine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Menduga Wabah Virus Corona Sudah Ada di China Sejak Awal Agustus

Pakar Menduga Wabah Virus Corona Sudah Ada di China Sejak Awal Agustus

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 14:00 WIB

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Tekno | Senin, 08 Juni 2020 | 10:45 WIB

Ingin Janin Tetap Aman dari Virus Corona? Rutin Konsumsi Seplemen Kolin!

Ingin Janin Tetap Aman dari Virus Corona? Rutin Konsumsi Seplemen Kolin!

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB