Bahaya Air Keras yang Disiram ke Novel Baswedan, Tak Cuma Kebutaan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 12 Juni 2020 | 18:05 WIB
Bahaya Air Keras yang Disiram ke Novel Baswedan, Tak Cuma Kebutaan
Novel Baswedan

Suara.com - Penyerangan terhadap mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan melibatkan air keras berjenis asam sulfat atau H2SO4. Cairan tersebut ternyata memiliki bahaya yang memang sangat tinggi jika terpapar pada kulit atau jika hanya terhirup.

Dilansir dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, asam sulfat sangat korosif dan mengiritasi. Jika terkontanimasi cairan ini, akan menyebabkan efek lokal langsung pada kulit, mata, saluran pernapasan dan saluran pencernaan ketika ada paparan langsung.

"Menghirup asam sulfat dapat menyebabkan erosi gigi dan iritasi saluran pernapasan. Sementara asam sulfat pekat dapat membakar mulut dan tenggorokan Anda, dan itu bisa mengikis lubang di perut yang juga mengakibatkan kematian," catat CDC.

"Jika Anda menyentuh asam sulfat, itu akan membakar kulit Anda. Jika Anda mendapatkan asam sulfat di mata Anda, itu akan membakar mata," tambahnya.

Menurut CDC, istilah luka bakar yang digunakan dalam hal ini mengacu pada luka bakar kimia, bukan luka bakar fisik akibat mengontak benda panas.

"Orang-orang bisa menjadi buta karena asam sulfat ketika dilemparkan ke wajah," tulis CDC.

Sementara itu, menghirup tetesan kecil asam sulfat pada polusi air mungkin membuat lebih sulit untuk bernapas.

Ilustrasi air keras (Shutterstock)
Ilustrasi air keras (Shutterstock)

Novel Baswedan sendiri disiram air keras oleh pelaku tak dikenal usai menunaikan Salat Subuh di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

Menurut Tito Karnavian (Kepala Kepolisian Republik Indonesia saat itu), mengatakan telah cairan air keras yang disiramkan pada Novel Bawedan adalah asam sulfat atau H2SO4.

baca juga

"Dari Labfor saya mendapat informasi bahwa cairan itu adalah H2SO4," ujar Tito di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Polisi Peneror Novel Dituntut 1 Tahun, Ketua KPK: Kami Ikuti Proses Hukum

2 Polisi Peneror Novel Dituntut 1 Tahun, Ketua KPK: Kami Ikuti Proses Hukum

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:20 WIB

Gak Sengaja Jadi Trending, Publik Ramai Sindir JPU Kasus Novel Baswedan

Gak Sengaja Jadi Trending, Publik Ramai Sindir JPU Kasus Novel Baswedan

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 16:21 WIB

Perjalanan Kasus Novel Baswedan sampai Eksekutor Dituntut 1 Tahun

Perjalanan Kasus Novel Baswedan sampai Eksekutor Dituntut 1 Tahun

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Soal Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, DPR Minta Publik Tak Berspekulasi

Soal Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, DPR Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:01 WIB

Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa

Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:00 WIB

Buntut Kasus Penyadapan Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Resmi Dicopot

Buntut Kasus Penyadapan Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Resmi Dicopot

Video | Rabu, 04 November 2026 | 18:00 WIB

Kenapa Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Dituding Mengarah ke Aksi Makar?

Kenapa Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Dituding Mengarah ke Aksi Makar?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:59 WIB

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:58 WIB

Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat

Kasus ISPA Akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Kaltim Masih Terus Meningkat

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo: DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus Pidana, Etik Juga Harus Jalan

Kasus Penyadapan Prabowo: DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus Pidana, Etik Juga Harus Jalan

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With

Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:55 WIB

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 17:54 WIB

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:52 WIB

×