Pekerja Kebersihan Juga Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 12:38 WIB
Pekerja Kebersihan Juga Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Sejauh ini petugas kebersihan di layanan kesehatan salah satu yang luput dari perhatian. Padahal mereka termasuk golongan yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19, sama halnya dengan petugas medis.

Seperti Luis Padilla (46), seorang petugas kebersihan rumah sakit yang bekerja 12 jam setiap harinya. Saat jutaan orang sibuk menghibur dan memberi semangat tenaga medis, Padilla merasa profesinya kurang mendapatkan perhatian serupa.

Padahal petugas kebersihan adalah orang yang selalu memastikan lingkungan rumah sakit bersih agar aman dari virus corona. Bahkan, mereka mungkin saja bekerja dengan alat pelindung diri (APD) seadanya.

"Pekerja kebersihan adalah bagian integral dari seluruh tim layanan kesehatan. Di rumah sakit, mereka sama pentingnya dengan dokter," kata Jane Hopkins, wakil presiden eksekutif dari Layanan Karyawan International Union di Northwest, dikutip dari USA Today.

Serikat pekerja itu mewakili sekitar 32 ribu perawat, petugas kesehatan dan petugas kesehatan perilaku di negara bagian Washington. Sekitar 1.500 adalah pekerja kebersihan lingkungan.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Jane Hopkins pun menyarankan supaya ada protokol keselamatan bagi semua pasien dan petugas rumah sakit, tak terkecuali petugas kebersihan.

Sejauh ini sudah lebih dari 421 ribu orang meninggal dunia karena Covid-19 di seluruh dunia dan lebih dari 113 ribu di AS. Tetapi, petugas kebersihan rumah sakit di AS mengatakan mereka tidak selalu diberikan alat pelindung diri yang tepat.

Justo Meija (58), salah satu petugas kebersihan di Northridge Hospital Medical Center dekat Los Angeles selama 10 tahun. Ia rela bekerja penuh sejak pertama virus corona Covid-19 melanda.

Tetapi, ia sempat melihat bahwa tidak ada masker N95 dan alat pelindung diri yang tersedia untuk petugas kebersihan.

Ia hanya bekerja dengan pelindung masker non-95. Bila ia meminta masker N-95, beberapa pengawas tidak akan memberinya. Meskipun begitu, ada pula petugas pengawas yang akan memberinya sesekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pelesir ke Luar Negeri, Kasus Covid-19 di China Naik Lagi

Gara-gara Pelesir ke Luar Negeri, Kasus Covid-19 di China Naik Lagi

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 12:24 WIB

Studi: Risiko Kematian Orang di Bawah 45 Tahun akibat Covid-19 Lebih Kecil

Studi: Risiko Kematian Orang di Bawah 45 Tahun akibat Covid-19 Lebih Kecil

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 11:14 WIB

Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona

Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB