Studi: Risiko Kematian Orang di Bawah 45 Tahun akibat Covid-19 Lebih Kecil

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 15 Juni 2020 | 11:14 WIB
Studi: Risiko Kematian Orang di Bawah 45 Tahun akibat Covid-19 Lebih Kecil
ilustrasi orang meninggal karena virus corona (Shutterstock)

Suara.com - Ada lebih dari 500 orang di bawah usia 45 tahun meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 selama puncak pandemi. Jumlah ini setara dengan 15 : 1 juta kematian atau 1 : 66 ribu.

Penelitian yang dilakukan oleh ahli statistik Universitas Cambridge, Profesor Sir David Spiegelhalter, menunjukkan tingkat risiko kematian akibat virus corona yang sangat berbeda menurut usia.

Tingkat risiko kematian itu juga menimbang dari kondisi kesehatan seseorang yang bisa memengaruhi seberapa bahaya virus corona bagi mereka. Harapannya, perhitungan ini bisa membantu Inggris melawan virus corona.

Beberapa ilmuwan percaya langkah melindungi orang yang paling rentan dan membiarkan orang lain melanjutkan kehidupan sehari-hari, bisa menjadi jalan keluar dalam melawan virus corona.

Studi baru yang menganalisis kematian berdasarkan usia selama 9 minggu antara 28 Maret hingga 29 Mei 2020, menyimpulkan anak-anak yang sehat dan orang dewasa memiliki risiko sangat kecil selama puncak pandemi.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Selama periode itu, dilansir dari Express, sebanyak 487 orang di bawah 44 tahun juga meninggal karena virus corona Covid-19. Risiko akan meningkat secara eksponensial terkait usia, yakni meningkat sekitar 12-13 persen setiap tahun atau 2 kali lipat setiap 5 hingga 6 tahun.

Pada mereka yang berusia 45-64 tahun, ada 4.359 kematian pada periode yang sama. Jumlah itu setara dengan 1 : 3.487 kematian orang yang terinfeksi virus.

Sementara, golongan usia 65-74 tahun risiko kematiannya meningkat hingga 6.682. Jumlah ini setara dengan 1 : 887 kematian di antara orang yang terinfeksi.

Bagi orang yang berusia 75-90 tahun, risiko kematiannya paling tinggi hampir 24 ribu di antara 4.385.000 populasi, setara dengan 1 : 186.

baca juga

Dalam hal ini, usia dan jenis kelamin termasuk serangkaian faktor yang meningkatkan risiko kematian seseorang. Begitu pula dengan kondisi kesehatan yang mendasar, seperti obesitas dan diabetes.

Penelitian menunjukkan sebanyak 90 persen dari semua orang yang meninggal dunia memiliki kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona

Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 11:10 WIB

Polisi Atlanta Penembak Mati Pria Afro-Amerika Dipecat

Polisi Atlanta Penembak Mati Pria Afro-Amerika Dipecat

News | Minggu, 14 Juni 2020 | 11:44 WIB

Demo Anti Rasial di Seluruh Dunia: Mengapa Saya Turun ke Jalan

Demo Anti Rasial di Seluruh Dunia: Mengapa Saya Turun ke Jalan

Video | Senin, 15 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:21 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11 WIB

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

Bekaci | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:09 WIB

×