Marak Layanan Telemedis, Ini Panduan untuk Dokter dan Pasien

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 18:01 WIB
Marak Layanan Telemedis, Ini Panduan untuk Dokter dan Pasien
Layanan telemedis, konsultasi dokter online [shutterstock]

Suara.com - Pembatasan layanan praktik tatap muka kini banyak diterapkan oleh rumah sakit di Indonesia untuk mencegah penyebaran virus corona. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang beralih menggunakan layanan telemedis. Para dokter pun kini juga memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut.

Wakil Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) PB IDI, dr. Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K), menyampaikan sejumlah rekomendasi MKEK bagi penyedia layanan telemedis yang kini tengah marak.

"Karena ini adalah pengalaman baru bagi seluruh dokter di Indonesia. Kita tidak mau ada kematian-kematian yang disebabkan penyakit lain yang seharusnya bisa dicegah," ujarnya dalam Diskusi Online bersama AidoHealth, Senin (15/6/2020).

Terutama bagi layanan telemedis yang tidak bermitra dengan rumah sakit, sebab bermitra dengan rumah sakit akan jauh lebih jelas kualitasnya karena adanya komite medik.

Meskipun layanan telemedis terbatas, sebaiknya diusahakan untuk tidak menurunkan mutu layanan. Bisa diatasi dengan kerjasama pelatihan berkala bagi dokter.

Dr. Pukovisa melanjutkan, para dokter juga tetap harus mawas diri terhadap pasien. Karena pasien bisa saja datang dengan gejala tertentu, namun dokter memiliki keterbatasan dalam menangani apabila ada tanda bahaya.

Maka dari itu, perlu ada peraga edukasi tanda bahaya bagi pasien. Misalnya pasien datang dengan kondisi gejala batuk, maka dokter harus memberikan gejala batuk seperti apa yang berbahaya.

Sehingga ke depannya, apabila ada gejala lanjutan yang mengarah ke bahaya, pasien bisa langsung datang memeriksakan ke rumah sakit tanpa perlu berkonsultasi kembali.

Apabila dokter ragu, lebih baik merujuk pasien ke rumah sakit. Pasien bisa saja sudah menjajal telemedis lainnya dan membandingkan hasil, ataupun membandingkan hasil yang ia dapat dari rumah sakit.

Dr. Pukovisa juga menyarankan untuk berhati-hati karena dokter tidak memiliki data yang serupa dengan dokter yang menangani langsung sebelumnya. Oleh karena itu, lebih baik tidak mendiskreditkan dokter sebelumnya.

Saat pasien menggunakan telemedis, maka dia sudah bersedia untuk membuka privasinya. Oleh karena itu, perlu ada jaminan privasi di sini untuk rekam medis.

"Saat pasien percaya, maka sejak itulah rekam medis terjadi. Di rumah sakit biasanya rekam medis dalam bentuk tulis atau online, tapi jika di telemedis tidak memungkinkan, maka seluruh percakapan harus direkam seluruhnya," kata dr. Pukovisa.

Rekomendasi selanjutnya adalah dokter boleh menarik biaya jasa medis sesuai besaran yang adil. Sifatnya tidak bersaing dan mengutamakan kesehatan pasien terlebih dahulu.

Perlu diketahui bahwa telemedis bisa mengganggu privasi dokter. Maka dari itu, perlu memastikan dan menjelaskan kapan jadwal dan protokol, serta memastikan kebijakan dari telemedis supaya tidak mengganggu dan membuat dokter kelelahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Ini Buka Layanan Konsultasi Online, Begini Prosedurnya

Rumah Sakit Ini Buka Layanan Konsultasi Online, Begini Prosedurnya

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 17:41 WIB

Waspada Resep Antibiotik Saat Konsultasi Telemedicine, Ini Bahayanya

Waspada Resep Antibiotik Saat Konsultasi Telemedicine, Ini Bahayanya

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:47 WIB

Di Tengah Pandemi, Telemedicine untuk Konsultasi Online Semakin Diminati

Di Tengah Pandemi, Telemedicine untuk Konsultasi Online Semakin Diminati

Health | Senin, 13 April 2020 | 14:07 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB