Refleks Gastrokolik, Ketika Hasrat BAB Selalu Muncul Tiap Selesai Makan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2020 | 15:37 WIB
Refleks Gastrokolik, Ketika Hasrat BAB Selalu Muncul Tiap Selesai Makan
Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa orang mungkin langsung merasa mulas dan ingin Buang Air Besar (BAB) usai makan. Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah hal itu normal?

Penyebab paling mungkin dari kebutuhan BAB setelah makan adalah refleks gastrokolik. Dilansir dari Medical News Today, refleks gastrokolik atau respons gastrokolik, adalah reaksi tak sadar yang normal terhadap makanan yang masuk ke lambung.

Ketika makanan memasuki organ ini, tubuh melepaskan hormon yang menyebabkan usus besar berkontraksi. Kontraksi ini memindahkan makanan yang sebelumnya dimakan lebih jauh melalui sistem pencernaan, yang dapat menyebabkan keinginan untuk buang air besar.

Namun, intensitas refleks gastrokolik dapat bervariasi pada masing-masing individu. Bagi sebagian orang, refleks gastrokolik ringan, tidak menimbulkan gejala. Bagi yang lain, refleks gastrokolik sangat kuat dan keinginan untuk buang air besar setelah makan bisa sangat parah.

Kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi refleks gastrokolik. Misalnya, sindrom iritasi usus (IBS) dapat menyebabkan saluran pencernaan seseorang untuk memindahkan makanan melalui sistem mereka pada tingkat yang jauh lebih cepat.

Ilustrasi buang air besar (Shutterstock)
Ilustrasi buang air besar (Shutterstock)

Kondisi lain yang dapat menyebabkan seseorang BAB lebih cepat daripada rata-rata orang lain yakni alergi makanan dan intoleransi makanan, kegelisahan, radang perut, penyakit celiac, penyakit radang usus (IBD) dan penyakit Crohn.

Masing-masing kondisi di atas dapat meningkatkan intensitas refleks gastrokolik, menghasilkan dorongan untuk BAB segera setelah makan. Mereka juga dapat menimbulkan gejala pencernaan tambahan, seperti lebih sering kentut, sakit perut hingga diare.

Refleks gastrokolik sendiri adalah kondisi normal dan umumnya tidak perlu pengobatan. Namun, seseorang harus mengunjungi dokter mereka jika mereka mengalami hal berikut:

  • Respons gastrokolik yang intens dan sering terhadap makanan
  • Diare berlangsung lebih dari 2 hari
  • Gejala lambung tambahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Alasan Untuk Setop Membawa Ponsel ke Kamar Mandi!

Deretan Alasan Untuk Setop Membawa Ponsel ke Kamar Mandi!

Health | Minggu, 07 Juni 2020 | 13:21 WIB

Berisiko Kanker Usus, Ini Deretan Bahaya Sering Menahan BAB

Berisiko Kanker Usus, Ini Deretan Bahaya Sering Menahan BAB

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 18:25 WIB

Tiga Cara Mengobati Sembelit Saat Di Rumah Aja, Nggak Perlu Ke Dokter!

Tiga Cara Mengobati Sembelit Saat Di Rumah Aja, Nggak Perlu Ke Dokter!

Health | Selasa, 21 April 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB