Pakar Tegaskan Pentingnya Tes Untuk Tangkal Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 20 Juni 2020 | 17:35 WIB
Pakar Tegaskan Pentingnya Tes Untuk Tangkal Pandemi Covid-19
Warga Jerman sedang menjalani tes Covid-19. (DW Indonesia)

Suara.com - Banyak pihak berpendapat bahwa penanganan kasus Covid-19 cenderung lambat sehingga tidak kunjung mencapai puncak kasus dan melandai lalu mereda. 

Ahli Kesehatan Masyarakat, Dr. Abidin Siregar, MPH mengatakan, perbanyak alat tes jadi salah satu solusi utama menyelesaikan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Kita sayangkan di situ, harusnya berhitung biaya per orang jika kena kasus. Solusinya cuma satu hanya tes. Caranya tidak bisa lain," ujar Abidin Siregar dalam diskusi Populi Center, Smart FM, Sabtu (20/6/2020).

Siregar mengatakan, pengetasan masif terutama di tempat orang-orang berkerumun seperti pasar adalah hal yang penting.

Sehingga saat terbukti ada yang positif Covid-19, masyarakat akan lebih sadar dan akan lebih waspada.

"Fokus hanya tes caranya, tidak bisa cara lain, setiap kerumunan tes dilakukan, contoh beberapa pasar di Jakarta, Solo, Surabaya, ada yang positif di tutup, ternyata Covid-19 ada di antara kita," katanya.

Selain kesadaran terhadap Covid-19 terbangun, maka pandemi Covid-19 juga tidak disusupi hoaks, bahwa virus ini tidak nyata, buatan atau rekayasa pemerintah saja.

Praktisi yang juga birokrat senior itu mengungkap kini pemerintah tidak hanya dihadapkan pada kondisi kesehatan yang menurun, tapi juga ekonomi yang menurun. Alhasil, kualitas hidup masyarakat juga ikut menurun.

"Bagaimana dengan PSBB transisi tidak bisa pakai teori lambat, dewasakan masyarakat, masyarakat kita ini lihat contoh. Begitu boleh wisata, orang akan wisata, hari ini orang gunakan masker dan tidak gunakan masker," jelasnya.

baca juga

"Upaya case finding tidak boleh berhenti, caranya tes diperbanyak, studi banding rasio tesnya tinggi, temukan kasus secepat mungkin," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Melejit Lagi di 27 Provinsi, Teratas Jatim, Kedua DKI Jakarta

Kasus Corona Melejit Lagi di 27 Provinsi, Teratas Jatim, Kedua DKI Jakarta

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 17:20 WIB

Pemerintah Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 karena Pemeriksaan Masif

Pemerintah Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 karena Pemeriksaan Masif

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:42 WIB

Pergi ke Salon Saat Pandemi Virus Corona, Ikuti 4 Langkah Perlindungan Diri

Pergi ke Salon Saat Pandemi Virus Corona, Ikuti 4 Langkah Perlindungan Diri

Health | Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling  Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

×