Balitbangkes: Indonesia Mampu Tes Covid-19 Hingga 30 Ribu Spesimen Per Hari

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 16 Juni 2020 | 14:27 WIB
Balitbangkes: Indonesia Mampu Tes Covid-19 Hingga 30 Ribu Spesimen Per Hari
Seorang dokter menunjukkan alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Alat tersebut nantinya dapat melakukan tes virus corona hingga 1.300 sampel tiap harinya. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Indonesia telah memiliki 139 laboratorium PCR yang tersebar di seluruh daerah untuk penanganan kasus Covid-19. Dari seluruh kinerja laboratorium itu hampir mencapai target uji spesimen di masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan agar uji spesimen bisa dilakukan hingga 20 ribu per hari. Namun hingga Sabtu (13/6) dari seluruh laboratorium baru bisa mencapai 19.100 spesimen dalam satu hari.

"Sekarang ada 139 laboratorium kelihatan kemampuan kita memeriksa sampai Sabtu (13/6) kemarin sudah mencapai 19.100 spesimen. Target kita 20 ribu per hari. Tapi per hari ini jumlahnya sangat fluktuatif karena tergantung jumlah spesimen yang masuk," kata Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Prof. dr. Kadir, Ph.D, Sp dalam virtual conference melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (16/6/2020).

Menurut Kadir, kualitas laboratorium di Indonesia sebenarnya mampu melakukan uji spesimen melebihi target yang ditentukan. Hanya saja terjadi kendala terutama terbatasnya sumber daya manusia yang belerja di lab.

"Pada saat menghitung kapastitas per hari, kita sebenarnya sudah mampu mencapai 30.900 spesimen per hari. Tapi realisasinya baru 19 ribu. Artinya masih ada 10 ribu potensi yang belum optimal," ujarnya.

Ia menyarankan, untuk meningkatkan hasil uji spesimen, laboratorium perlu memperpanjang jam kerja. Sebab menurutnya banyak lab yang jam kerjanya terbatas karena kurangnya SDM dan logistik.

Kadir mengatakan, rata-rata jam kerja laboratorium selama enam jam dan hanya buka lima hari dalam satu minggu.

Ilustrasi laboratorium uji spesimen covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi laboratorium uji spesimen covid-19. (Pixabay)

"Untuk capai 30 ribu lipat gandakan jam kerja. Sebelumnya 6 jam jadi 12 jam. Dengan harapan kalau hanya 6 jam saja bisa 19 ribu, 12 jam pasti tercapai 30 ribu spesimen," ucap Kadir.

Meski begitu, disadarinya, tidak mungkin memaksakan para petugas lab untuk bekerja setiap hari selama 12 jam. Karena rentan membuat para petugas kelelahan dan mudah terserang infeksi penyakit.

baca juga

Sementara menambah kembali laboratorim baru, membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama. Oleh karena itu, strategi yang menurut Kadir harus dilakukan adalah dengan menambah petugas di laboratorium.

Ia menyampaikan, Gugus Tugas Covid-19, telah mulai memberikan pelatihan terhadap 300 tenaga laboratorium sejak Senin (15/6) hingga Jumat (19/6) mendatang. Seluruh petugas terlatih itu nantinya akan bekerja langsung di laboratorium Covid-19.

"Karena pekerjaan meneliti virus bukan hal gampang. Teman-teman kita yang bertugas di lab harus diberikan pelatihan komprehensif," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?

Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 12:42 WIB

Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas

Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 19:55 WIB

Di Balik Laboratorium dan Mitos: Menggugat Stigma Perempuan di Dunia Sains

Di Balik Laboratorium dan Mitos: Menggugat Stigma Perempuan di Dunia Sains

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 16:00 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Labirin Waktu dan Kebenaran

Labirin Waktu dan Kebenaran

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 06:35 WIB

Mengenal Lab Digital Forensik, Fasilitas Canggih yang Bedah Rekaman CCTV Bukti Perzinaan Inara Rusli

Mengenal Lab Digital Forensik, Fasilitas Canggih yang Bedah Rekaman CCTV Bukti Perzinaan Inara Rusli

Entertainment | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:52 WIB

Akhirnya Terungkap! Menkes Budi Gunadi Beberkan 3 Penyebab Utama di Balik Krisis Keracunan MBG

Akhirnya Terungkap! Menkes Budi Gunadi Beberkan 3 Penyebab Utama di Balik Krisis Keracunan MBG

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:45 WIB

Minyak Babi di Nampan MBG? Istana Turun Tangan, BPOM Dilibatkan

Minyak Babi di Nampan MBG? Istana Turun Tangan, BPOM Dilibatkan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Futsal: Laboratorium Mini Kehidupan

Futsal: Laboratorium Mini Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 Juli 2025 | 11:43 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×