Covid-19 Bisa Sebabkan Fibrosis Pasca-Covid, Apa Artinya?

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Selasa, 23 Juni 2020 | 13:54 WIB
Covid-19 Bisa Sebabkan Fibrosis Pasca-Covid, Apa Artinya?
Cuplikan foto dari video 3D paru-paru pasien Covid-19 di Amerika Serikat. [Youtube/Surgical Theater]

Suara.com - Virus corona Covid-19 rupanya memberikan dampak jangka panjang bahkan bagi pasien positif yang sudah sembuh.

Sebelumnya, banyak yang menyebutkan pasien berusia muda berisiko rendah mengalami komplikasi serius dari penyakit tersebut. Namun penemuan terbaru membantah klaim tersebut.

Baru-baru ini, pasien sembuh berusia 20 tahun di Chicago menjalani transplantasi paru sebagai cara untuk mengatasi kondisi yang disebut fibrosis pasca-Covid.

Ada dua kasus lain yang sama seperti dirinya, satu di China dan satunya lagi berada di Vienna. Oleh karena itu, masyarakat perlu waspadai akan dampak serius jangka panjang yang disebabkan oleh virus corona jenis baru ini.

Fibrosis pasca-Covid merupakan kondisi munculnya lubang di paru-paru. Kondisi ini juga disebut pasca-ARDS atau acute respiratory distress syndrome.

Dilansir Healthline, ARDS terjadi saat cairan menumpuk di kantung udara di paru-paru yang disebut alveoli. Kondisi ini mengurangi oksigen dalam aliran darah dan membuat organ tubuh kekurangan oksigen yang berujung pada gagal organ.

Fibrosis pasca-Covid didefinisikan sebagai kerusakan paru-paru permanen dan menimbulkan batasan fungsional parah pada pasien, seperti batuk, sesak napas, dan membutuhkan oksigen.

Terkadang, saking parahnya kondisi ini pasien sampai membutuhkan transplantasi paru-paru, seperti kasus yang terjadi di Chicago.

Kondisi ini diduga disebabkan oleh penggumpalan darah yang terjadi saat terinfeksi Covid-19. Dugaan lainnya adalah sistem imun tubuh merespons virus dengan membuat tumpukan yang menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.

Sehingga dalam dua dugaan penyebab tersebut akan berakhir sebagian paru-paru mati, lalu membentuk lubang di paru-paru.

Belum diketahui kelompok apa yang berisiko mengalami dampak jangka panjang ini. Namun melihat kasus sebelumnya, kemungkinan adalah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit menggunakan ventilator dan mesin ECMO (extracorporeal membrane oxygenation).

Selain pada paru-paru, diketahui juga ada dampak jangka panjang lainnya, yakni ARDS, sindrom pasca rawat intensif, dan dampak pada ginjal, jantung, serta otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blok M Square Disemprot Disinfektan

Blok M Square Disemprot Disinfektan

Foto | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:03 WIB

Yogyakarta Masuk Tiga Besar Kota Tujuan Wisatawan Lokal di Era New Normal

Yogyakarta Masuk Tiga Besar Kota Tujuan Wisatawan Lokal di Era New Normal

Jogja | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:52 WIB

Ini Protokol Kesehatan untuk Salon dan Barbershop Sesuai Anjuran Kemenkes

Ini Protokol Kesehatan untuk Salon dan Barbershop Sesuai Anjuran Kemenkes

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:58 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB