Sembuh Covid-19, Pria Lebih Banyak Hasilkan Antibodi Ketimbang Perempuan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 23 Juni 2020 | 14:30 WIB
Sembuh Covid-19, Pria Lebih Banyak Hasilkan Antibodi Ketimbang Perempuan
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Suara.com - Laki-laki tampaknya menghasilkan lebih banyak antibodi Covid-19 daripada perempuan setelah sembuh.

Dilansir dari Independent, percobaan yang dilakukan oleh NHS Blood and Transplant (NHSBT) Inggris meminta orang yang telah sembuh dari Covid-19 untuk menyumbangkan plasma darah sebagai bagian dari percobaan.

Penelitian ini menilai apakah sumbangan plasma dari orang yang telah sembuh dapat efektif dalam menghasilkan respon kekebalan pada mereka yang berjuang untuk melawan infeksi.

Setelah lebih dari sebulan uji coba, penelitian telah menetapkan bahwa donor plasma yang dilakukan laki-laki, cukup kaya akan antibodi yakni mencapai 43 persen dibanding perempuan yang hanya mencapai 29 persen.

"Kami masih ingin mencari lebih banyak pendonor, lebih banyak donor plasma dibutuhkan," kata Profesor David Roberts, direktur asosiasi untuk donor darah di NHSBT

"Tapi terutama kami ingin mendapatkan dari laki-laki. Kami menguji setiap donasi plasma dan laki-laki memiliki tingkat antibodi yang lebih tinggi, yang lebih mungkin menggunakan plasma mereka untuk menyelamatkan nyawa pasien," imbuhnya.

Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Roberts menyatakan, antibodi berguna untuk pengobatan, sebab saat terinfeksi virus corona sistem kekebalan tubuh akan mencoba melawan virus dengan sel darah putih. Tetapi jika keadaan semakin parah, sistem kekebalan tubuh perlu menghasilkan lebih banyak antibodi yang menetralisir atau membunuh virus.

"Studi kami dan banyak lainnya di seluruh dunia, menunjukkan laki-laki dengan Covid-19 cenderung lebih parah saat terinfeksi virus corona daripada perempuan. Ini membuat donor plasma mereka lebih baik setelah mereka pulih," ujar Roberts.

NHSBT mengatakan orang yang dikonfirmasi dengan virus melalui program pengujian nasional akan menerima pesan teks 21 hari setelah pulih untuk memastikan apakah mereka bersedia untuk menyumbangkan plasma.

baca juga

Donor plasma darah akan ditransfusikan ke orang yang sakit parah dengan Covid-19 dan berjuang untuk mengembangkan antibodi mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bulan Sepi Job, Penghasilan Wika Salim Terjun Bebas

3 Bulan Sepi Job, Penghasilan Wika Salim Terjun Bebas

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2020 | 14:05 WIB

Tiba-tiba Roboh saat Beraktivitas, Gelandangan Tewas Diduga Terpapar Corona

Tiba-tiba Roboh saat Beraktivitas, Gelandangan Tewas Diduga Terpapar Corona

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:59 WIB

Covid-19 Bisa Sebabkan Fibrosis Pasca-Covid, Apa Artinya?

Covid-19 Bisa Sebabkan Fibrosis Pasca-Covid, Apa Artinya?

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×