Studi: Virus Corona Bisa Musnah Dalam 34 Menit Saat Musim Panas

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 24 Juni 2020 | 07:50 WIB
Studi: Virus Corona Bisa Musnah Dalam 34 Menit Saat Musim Panas
Ilustrasi musim panas. (PIxabay/Free-Photos)

Suara.com - Musim panas sebelumnya disebut-sebut mampu menghentikan persebaran virus corona.

Kini, sebuah riset terbaru menguatkan anggapan tersebut dengan mengatakan bahwa matahari musim panas yang kuat mampu memusnahkan 90 persen atau lebih dari virus corona.

Bahkan kondisi yang demikian mampu menghilangkan virus yang hidup di permukaan hanya dalam 34 menit. Demikian seperti dilansir dari New York Post.

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)
Ilustrasi berjemur sinar matahari. (Foto: shutterstock)

Para ilmuwan berpendapat bahwa "sinar matahari tengah hari di sebagian besar AS dan kota-kota dunia selama musim panas" sangat efektif dalam menonaktifkan virus yang menyebabkan Covid-19.

Ditemukan bahwa virus itu paling menular dari Desember hingga Maret - ketika virus itu dapat hidup di permukaan hingga satu hari atau lebih “dengan risiko aerosolisasi dan penularan kembali di sebagian besar kota.

Studi tersebut, yang muncul dalam jurnal Photochemistry and Photobiology, ditulis oleh Jose-Luis Sagripanti dan David Lytle. Mereka merupakan ilmuwan yang pensiun dari Angkatan Darat AS dan Administrasi Makanan dan Obat-obatan.

Pasangan ini meneliti seberapa baik UVB di bawah sinar matahari dalam menghancurkan virus di berbagai kota di seluruh dunia selama waktu yang berbeda dalam setahun.

Mereka menggunakan model yang sebelumnya memperkirakan inaktivasi matahari terhadap virus seperti Ebola dan Lassa.

Studi ini juga menunjukkan bahwa perintah wajib tinggal di rumah yang dikeluarkan dengan harapan menghentikan penyebaran coronavirus mungkin lebih berbahaya daripada membawa manfaat.

baca juga

“Sebaliknya, orang sehat di luar ruangan yang menerima sinar matahari dapat terpajan dengan dosis virus yang lebih rendah dengan lebih banyak peluang untuk meningkatkan tanggapan kekebalan yang efisien,” kata penelitian itu.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa selama wabah flu Spanyol tahun 1918-1919, pasien yang terpapar udara segar dan sinar matahari di "rumah sakit terbuka" mungkin memiliki kesempatan lebih baik untuk bertahan hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Panas Tiba, Begini Cara Mendinginkan Tubuh saat Terasa Gerah

Musim Panas Tiba, Begini Cara Mendinginkan Tubuh saat Terasa Gerah

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:00 WIB

Waspada! Penelitian Sebut Musim Panas Tidak Bisa Hentikan Penyebaran Corona

Waspada! Penelitian Sebut Musim Panas Tidak Bisa Hentikan Penyebaran Corona

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 21:50 WIB

Masih Pandemi Covid-19, Rencana Liburan Musim Panas Warga AS Batal

Masih Pandemi Covid-19, Rencana Liburan Musim Panas Warga AS Batal

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 15:01 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×