Waspada! Penelitian Sebut Musim Panas Tidak Bisa Hentikan Penyebaran Corona

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 13 Mei 2020 | 21:50 WIB
Waspada! Penelitian Sebut Musim Panas Tidak Bisa Hentikan Penyebaran Corona
Ilustrasi musim panas. (PIxabay/Free-Photos)

Suara.com - Waspada! Penelitian Sebut Musim Panas Tidak Bisa Hentikan Penyebaran Corona.

Sejumlah negara termasuk salah satunya Indonesia kini telah memasukai musin panas. Kabar ini mungkin dinantikan banyak orang mengingat beberapa pendapat menagatakan di musim panas pandemi virus coroa atau Covid-19 akan mereda.

Tapi sebuah penelitian baru-baru ini menyimpulkan bahwa penyebaran virus SARS CoV 2 tidak terkait dengan suhu udara. Sebagaimana diwartakan laman Medical News Today, Rabu (13/5/2020).

Dalam penelitian ini ilmuwan fokus terhadap data yang diperoleh di masing-masing daerah terdampak Covid-19 lalu mendokumentasikannya. Pendataan dilakukan selama 2 minggu dengan rentan waktu yang berbeda.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Peneliti kemudian menemukan minggu pertama 7 hingga 13 Maret 2020, dari hasil catatan garis lintang, suhu, kelembaban, penutupan sekolah, dan pembatasan jarak fisik.

Minggu kedua, diberi jarak 14 hari untuk mengukur masa inkubasi. Pendataan dilakukan pada 21 hingga 27 Maret 2020 dengan mengukur variabel yang sama seperti minggu pertama.

Hasilnya tidak seperti penelitian sebelumnya, yang menyatakan suhu berperan besar mengurangi virus. Tapi hasil penelitian ini berkata sebaliknya.

"Kami telah melakukan penelitian pendahuluan yang mengatakan baik lintang, maupun suhu dapat berperan (penyebaran virus). Tetapi ketika kami mengulangi kembali penelitian dengan metode yang jauh lebih ketat kami mendapat hasil sebaliknya," ujar Dr. Peter Juni selaku peneliti dari University of Toronto, Kanada.

Kini, didapatkan hubungan antara virus dan suhu sangatlah absolut atau hampir pasti. Tapi setelah diteliti hubungnya melemah, meski begitu peneliti yakin faktor suhu dan kelembaban tetap memiliki peran, meski tidak besar.

baca juga

"Musim panas tidak akan membuat (virus) ini pergi, itu yang harus orang tahu. Tapi jika melihat intervensi kesehatan seperti menjaga jarak dan menutup tempat publik. Ini sangatlah besar dampaknya memperlambat epidemi," ujar peneliti lain, Prof. Dionne Gesink.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamur Cordyceps, Tanaman Herbal Terbaru yang Disebut Ampuh Lawan Corona

Jamur Cordyceps, Tanaman Herbal Terbaru yang Disebut Ampuh Lawan Corona

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:42 WIB

Peneliti: Corona Covid-19 Berakhir Saat Musim Panas, Bagaimana Indonesia?

Peneliti: Corona Covid-19 Berakhir Saat Musim Panas, Bagaimana Indonesia?

Health | Rabu, 25 Maret 2020 | 20:10 WIB

Virus Corona China, Ahli Prediksi Penularan akan Menurun saat Musim Panas

Virus Corona China, Ahli Prediksi Penularan akan Menurun saat Musim Panas

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 12:11 WIB

Terkini

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya

Jatim | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:31 WIB

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:30 WIB

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:28 WIB

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:27 WIB

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:26 WIB

Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru

Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:25 WIB

Ulasan A Sea of Lemon Trees: Ketika Anak 12 Tahun Melawan Ketidakadilan

Ulasan A Sea of Lemon Trees: Ketika Anak 12 Tahun Melawan Ketidakadilan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:25 WIB

Sabun Cuci Muka Acnes untuk Umur Berapa? Ini Panduan dan Cara Memilih Sesuai Kebutuhan

Sabun Cuci Muka Acnes untuk Umur Berapa? Ini Panduan dan Cara Memilih Sesuai Kebutuhan

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:23 WIB

×