Hitung Yuk, Apakah Kamu Alami Gangguan Kecemasan Selama Pandemi?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 25 Juni 2020 | 10:30 WIB
Hitung Yuk, Apakah Kamu Alami Gangguan Kecemasan Selama Pandemi?
Ilustrasi kecemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan kecemasan rentan dialami banyak orang di masa pandemi seperti saat ini. Ketidakpastian ekonomi, kesehatan, hingga keamanan memang tengah dialami banyak orang.

Sayangnya, menurut Dokter Spesialis Kejiwaan Dr. Elisa Tandiono, Sp.KJ diagnosis gangguan kecemasan menyeluruh sering terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis.

Alhasil pasien yang berkonsultasi ke pakar kebanyakan dalam keadaan sudah terlambat.

Ilustrasi cemas di depan laptop
Ilustrasi cemas. (Shutterstock)

"Karena biasanya mereka nggak tahu ini bisa diobatin, cemas biasa aja, tapi sudah merupakan gangguan apabila gejala berlebihan dan hampir setiap waktu. Terjadilah gejala gangguan fungsi kehidupan," terang Dr. Elisa.

Kecemasan ini kata Dr. Elisa selaku Psikiater di RS Pantai Indah Kapuk bisa datang bertubi-tubi tidak pernah berhenti seperti ombak yang terus menerjang, kadang besar atau kecil, dan hal ini membuat psikis mudah lelah.

"Bagai ombak besar, kecil silih berganti dan rasanya capek. Sesuai namanya menyeluruh karakteristiknya respon patologis rutin, bencana accident keuangan, pekerjaan untuk pelajaran sekolah nilainya," paparnya.

Biasanya juga orang dengan kecemasan menyeluruh ini selalu dilingkupi dengan 'what if', bagaimana jika. Misalnya bagaimana jika dipecat, bagaimana jika terkena Covid-19, Bagaimana jika pandemi tidak pernah berakhir dan sebagainya.

Terlalu cemas pada skenario terburuk yang terjadi kemudian hari. Pikiran buruk ini terjadi terus menerus dan menguras energi.

Jadi, penting tuh buat melakukan skrining awal, dengan mengecek selama 2 minggu terakhir, pernahkah merasakan hal-hal sebagai berikut :

baca juga

- Merasa cemas gelisah ?
- Tidak bisa mengontrol rasa cemas?
- Cemas terhadpa hal berbeda?
- Susah untuk rileks?
- Menjadi sedemikian gelisah sehingga susah untuk diam (mondar-mandir) tapi tidak tahu akan melakukan apa?
- Gampang tersinggung atau marah?
- Merasakan ketakutan seakan-akan hal buruk yang terjadi?

Nah, pertanyaan ini bisa dijawab dengan skor 0 sampai 3. 0 diartikan tidak sama sekali, 1 terjadi sesekali, 2 artinya sering terjadi, dan 3 berarti setiap hari.

Kemudian hasilnya dijumlah, lihat jika angkanya 5 sampai 9 maka kategori ringan. Angka berkisar 11 hingga 14 maka kategori sedang, dan jika lebih dari 15 maka sudah masuk kategori gangguan, sehingga disarankan berkonsultasi ke pakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehamilan Tak Terencana Bisa Sebabkan Anak Kelak Alami Gangguan Psikologis

Kehamilan Tak Terencana Bisa Sebabkan Anak Kelak Alami Gangguan Psikologis

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 07:31 WIB

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 11:00 WIB

Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya

Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:20 WIB

Terkini

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:04 WIB

×