Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:20 WIB
Efek Trauma Psikologis Dapat Diredakan, Begini Caranya
Ilustrasi perempuan alami trauma kekerasan (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa orang tentu pernah mengalami kejadian yang membuat mereka trauma di beberapa titik dalam hidupnya. Misalnya saja, saat menjadi korban kasus perundungan, pelecehan seksual, atau bahkan kecelakaan.

Bukan keadaan objektif yang menentukan apakah suatu peristiwa traumatis, tetapi pengalaman emosional subjektif seseorang terhadap peristiwa tersebut.

Menurut Helpguide.org, trauma emosional dan psikologis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Peristiwa satu kali, seperti kecelakaan, cedera, atau serangan kekerasan, terutama jika itu tidak terduga.
  • Stres yang terus menerus dan tanpa henti, seperti tinggal di lingkungan yang penuh kejahatan, sedang berjuang melawan penyakit parah, atau berulang kali mengalami peristiwa traumatis.
  • Penyebab yang sering diabaikan, seperti operasi (terutama tiga tahun pertama kehidupan), kematian tiba-tiba orang terdekat, hingga pengalaman memalukan.
Ilustrasi perempuan alami trauma. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan alami trauma. [shutterstock]

Apabila seseorang mengalami gejala trauma yang tidak mereda, atau bahkan menjadi lebih buruk, dan orang tersebut seakan tidak dapat melupakan peristiwa traumatis tersebut, kemungkinan ia mengalami Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Ini terjadi ketika sistem saraf 'macet' dan orang tersebut tetap dalam goncangan psikologis, mereka tidak mampu memahami apa yang terjadi dan memproses emosinya.

Untungnya, kondisi ini dapat disembuhkan atau tidak perlu terjadi sepanjang sisa hidup seseorang.

Berdasarkan American Psychology Association, intervensi psikologis dapat membantu mencegah konsekuensi psikologis kronis jangka panjang ini.

Secara umum, terapi perilaku-kognitif (CBT) telah terbukti sangat efektif meredakan gejala PTSD secara signifikan (umumnya 60-80%), terutama korban perkosaan.

Intervensi khusus yang singkat juga dapat secara efektif mencegah PTSD pada beberapa subkelompok pasien trauma.

baca juga

Penelitian RA Bryant menemukan, perawatan kognitif-perilaku juga efektif dalam mencegah terjadinya PTSD pada penyintas kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebagian Penyintas Pelecehan Seksual UII Masih Trauma, Kenali Gejalanya!

Sebagian Penyintas Pelecehan Seksual UII Masih Trauma, Kenali Gejalanya!

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:38 WIB

LBH Yogyakarta: Sebagian Penyintas Pelecehan Seksual di UII Masih Trauma

LBH Yogyakarta: Sebagian Penyintas Pelecehan Seksual di UII Masih Trauma

Jogja | Kamis, 21 Mei 2020 | 17:15 WIB

Trauma Akibat Covid-19, Tenaga Medis Bisa Alami PTSD

Trauma Akibat Covid-19, Tenaga Medis Bisa Alami PTSD

Health | Selasa, 07 April 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×