Perusahaan China Klaim Vaksin Virus Corona Buatannya Efektif dan Aman

Bimo Aria Fundrika

Senin, 29 Juni 2020 | 17:45 WIB
Perusahaan China Klaim Vaksin Virus Corona Buatannya Efektif dan Aman
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Sebuah lembaga produk biologis di Beijing yang berafiliasi dengan Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm) mengumumkan pada hari Minggu bahwa pihaknya telah mencapai hasil positif untuk kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkannya.

Perkembangan terjadi ketika jumlah global pasien yang dikonfirmasi melebihi 10 juta pada pukul 6:30 sore hari Minggu.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Tiga dari empat vaksin Covid-19 tidak aktif yang dikembangkan di Cina membangkitkan respons kekebalan positif dalam uji klinis Fase I dan II. Hal itu menunjukkan bahwa China telah membuat kemajuan besar dalam penelitian dan pengembangan jenis vaksin ini.

Dilansir dari Global Times, Institut Beijing, yang berada di bawah Sinopharm China National Biotec Group (CNBG), mengatakan bahwa sebanyak 1.120 sukarelawan dalam uji klinis fase pertama dan kedua berhasil menghasilkan antibodi titer tinggi terhadap Covid-19 setelah menerima dua dosis vaksin.

Vaksin itu telah terbukti efektif dan aman, kata pernyataan itu. Percobaan klinis dimulai pada 27 April di daerah Shangqiu, Provinsi Henan ChinaTengah dan dirancang sebagai studi acak, tersamar ganda dan terkontrol plasebo.

Lembaga lain di bawah CNBG di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok Tengah, pada 16 Juni mengumumkan hasil uji klinis Fase I dan II dari kandidat vaksin yang dikembangkannya. Ini memberikan data penting lebih lanjut untuk penelitian CNBG tentang vaksin Covid-19 yang tidak aktif,.

Pada 23 Juni, CNBG mengumumkan bahwa mereka telah setuju dengan otoritas di Uni Emirat Arab untuk memulai uji klinis Fase III untuk kandidat vaksin yang tidak diaktifkan yang dikembangkan CNBG. Kelompok itu tidak mengatakan vaksin mana yang terlibat.

Para ahli mengatakan bahwa jika uji coba manusia berjalan dengan baik di luar negeri, uji coba fase ketiga akan ditutup pada bulan Agustus, diikuti oleh pengamatan medis pada bulan September, dengan data terungkap secepat Oktober. Vaksin kemudian dapat disetujui untuk pemasaran setelah hasil positif pada akhir Oktober.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebabnya Belum Jelas, 28 Anggota Keluarga Positif Virus Corona

Penyebabnya Belum Jelas, 28 Anggota Keluarga Positif Virus Corona

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 14:52 WIB

Pasien Sembuh dari Virus Corona Masih Menderita Seumur Hidup?

Pasien Sembuh dari Virus Corona Masih Menderita Seumur Hidup?

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 15:00 WIB

Blak-blakan Vaksin Covid-19, Ahli: Tidak Realistis Tersedia di Akhir Tahun

Blak-blakan Vaksin Covid-19, Ahli: Tidak Realistis Tersedia di Akhir Tahun

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 15:20 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×