Perawatan Laser Pena untuk Bintik Hitam di Wajah, Dokter Ungkap Bahayanya

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 19:30 WIB
Perawatan Laser Pena untuk Bintik Hitam di Wajah, Dokter Ungkap Bahayanya
Ilustrasi perempuan bercermin (shutterstock)

Suara.com - Penggunaan internet meningkat selama masa isolasi mandiri akibat virus corona Covid-19. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan atau pembelian laser pena untuk menghilangkan bintik-bintik hitam di wajah.

Para ahli dermatologi pun memeringatkan penggunaan laser pena untuk perawatan menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah di rumah.

Alat kecantikan ini menggunakan panas atau arus listrik untuk memecagh tanda-tanda gelap pada kulit. Para ahli pun memeringatkan bahwa alat itu bisa menyebabkan luka bakar, jaringan parut dan pigmentasi lebih lanjut.

Selain itu, alat itu juga mengakibatkan individu secara tidak sengaja menghilangkan tanda-tanda melanoma, yang mungkin kanker tubuh di bawah kulit atau menyebar ke kelenjar getah bening dan organ tubuh lain yang tak terdeteksi.

"Jika Anda menggunakan alat ini untuk menyamarkan tahi lalat atau bintik hitam lainnya, bisa jadi bintik hitam itu tanda melanoma yang bisa menyebabkan bekas luka atau reaksi lain pada kulit," kata Dr Bav Shergill dari British Association of Dermatologists dikutip dari Telegraph.

Ilustrasi perempuan bercermin (shutterstock)
Ilustrasi perempuan bercermin (shutterstock)

Pada kemudian hari, tanda melanoma itu mungkin telah menyebar dan sel-sel kanker di bawah kulit masih ada. Hal itulah yang akan menyebabkan masalah lebih besar.

Menurut Dr Bav Shergill, dokter kulit di seluruh negeri telah mengamati risiko kesehatan dari penggunaan pena laser untuk menghapus bintik-bintik hitam sejak lama. Tapi, penggunaannya semakin meningkat belakangan ini.

Karena, orang akan lebih banyak mengaca dan melihat dirinya sendiri ketika menggunaan zoom atau video call bersama rekan kerja. Sehingga orang akan lebih memerhatikan tampilan wajahnya dan menyadari adanya bintik-bintik hitam.

Sebenarnya, Anda bisa menggunakan perawatan laser ini untuk menghilangkan bintik hitam. Tetapi, tindakan itu hanya boleh dilakukan oleh profesional medis atau dokter kulit.

Sehingga perawatan laser untuk menghilangkan bintik hitam di wajah tidak menyebabkan efek samping berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Acara Wisuda SMA Munculkan Klaster Baru, 13 Orang Positif Covid-19

Acara Wisuda SMA Munculkan Klaster Baru, 13 Orang Positif Covid-19

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:35 WIB

Terjebak Bulan Madu 105 Hari di Maladewa, Ria dan Suami Akhirnya Pulang

Terjebak Bulan Madu 105 Hari di Maladewa, Ria dan Suami Akhirnya Pulang

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:55 WIB

Pelonggaran Pembatasan Sosial, Pasien Kanker Ketakutan Keluar Rumah

Pelonggaran Pembatasan Sosial, Pasien Kanker Ketakutan Keluar Rumah

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB