Pelonggaran Pembatasan Sosial, Pasien Kanker Ketakutan Keluar Rumah

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 30 Juni 2020 | 16:02 WIB
Pelonggaran Pembatasan Sosial, Pasien Kanker Ketakutan Keluar Rumah
Ilustrasi pasien kanker (Shutterstock)

Suara.com - Saat masa pembatasan sosial mulai dilonggarkan di beberapa negara, sebagian besar pasien kanker justru ketakutan akibat pelonggaran di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang belum usai.

Yayasan Kanker Macmillan, mengatakan setengah juta pasien kanker merasa takut meninggalkan rumah karena ancaman virus corona Covid-19 yang belum selesai.

Badan amal itu memperingatkan dampak buruk dari pandemi terhadap kesehatan fisik dan mental orang yang menghadapi kanker dan virus corona Covid-19 secara bersamaan.

Penelitian menunjukkan bahwa 19 persen penderita kanker di Inggris, yakni sekitar 570 ribu orang hampir tidak meninggalkan rumah karena takut tertular virus corona.

Sedangkan 9 persen atau sekitar 270 ribu pasien kanker telah mengalami serangan panik atau kecemasan. Bahkan mereka juga berpikir untuk bunuh diri karena virus corona Covid-19.

Satu dari lima pasien kanker mengaku tidak meninggalkan rumah sama sekali sejak diberlakukannya masa isolasi mandiri di rumah aja. Mereka mematuhinya demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

Selain itu, mereka juga merasa tidak cukup aman sampai vaksin atau pengobatan virus corona Covid-19 yang efektif bisa tersedia.

Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)
Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)

Sebuah studi yang melibatkan 2.202 orang dewasa dengan kanker dilakukan antara 2 hingga 15 Juni 2020. Hasilnya menunjukkan bahwa satu dari tujuh orang telah mengalami penurunan kesehatan fisik selama masa isolasi mandiri.

Kondisi itu juga terkait dengan masalah tidur, kelelahan ekstrim dan rasa sakit. Lalu, hampir setengah dari jumlah pasien kanker di Inggris mengaku tidak melakukan latihan fisik di luar rumah sama sekali.

baca juga

"Bagi banyak orang, lebih menakutkan untuk didiagnosis dengan kanker sekarang daripada lainnya. Sedangkan temuan di atas menggambarkan dampak diagnosis kanker membuat pasien merasa kehilangan dalam masa isolasi mandiri," jelas Lynda Thomas, kepala eksekutif Macmillan Cancer Support dikutip dari The Sun.

Lynda Thomas mengatakan mereka harus bersaing dengan kanker dan Covid-19 yang keduanya berpotensi menyebabkan kematian.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk pasien kanker dan mendorong siapa pun yang berjuang melawan dampak emosional serta fisik akibat masa lockdown selama pandemi virus corona," tuturnya.

Sayangnya, ia hanya bisa memastikan bahwa tidak ada orang yang menghadapi kanker dalam situasi seperti ini sendirian. Selain itu, ia juga memastikan bahwa kanker tidak termasuk dalam masalah kesehatan yang terlupakan akibat pandemi.

Dalam hal ini, pasien kanker mungkin memerlukan relawan yang bisa melakukan perbincangan atau obrolan mengenai kondisi dan sesuatu yang mereka alami sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Deretan Aktivitas yang Bisa Menularkan Covid-19

Ini Deretan Aktivitas yang Bisa Menularkan Covid-19

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 16:00 WIB

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:57 WIB

Jokowi Siap Lakukan Langkah Extraordinary, Hotman: Harusnya Dari Dulu

Jokowi Siap Lakukan Langkah Extraordinary, Hotman: Harusnya Dari Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×