Anthony Fauci: Tak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Tersedia di Awal Tahun 2021

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 01 Juli 2020 | 11:26 WIB
Anthony Fauci: Tak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Tersedia di Awal Tahun 2021
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Suara.com - Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIH), Dr. Anthony Fauci menyatakan, bahwa tidak ada jaminan mengenai ketersediaan vaksin Covid-19 di awal tahun 2021. Hal tersebut dinyatakan oleh Fauci pada Selasa (30/7/2020).

"Tidak ada jaminan dan siapapun yang terlibat dalam vaksinasi akan memberi tahu Anda," ujar Fauci. 

"Kami akan memiliki vaksin yang aman dan efektif, tetapi kami sangat berhati-hati untuk bersikap optimistik, melihat data hewan dan data awal, bahwa kami setidaknya akan mengetahui sejauh mana kemanjurannya di musim dingin dan awal tahun depan," tambahnya. 

Selain itu, berbicara soal vaksin ia juga menyatakan bahwa akhirnya remdesivir dinyatakan terbukti mampu mengurangi keparahan pasien Covid-19. 

Fauci juga memeringatkan, bahwa langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh individu, seperti menjaga kebersihan, menggunakan masker, hingga menjaga jarak juga masih sangat diperlukan. 

Fauci kemudian memperkuat pesan itu dan memperingatkan bahwa jumlah kasus sehari-hari yang tinggi dapat kembali terjadi jika tindakan pencegahan tidak dilakukan dengan serius.

"Saya pikir masker sangat penting. Tidak ada keraguan, bahwa masker mampu melindungi Anda dan orang lain. Dengan ini, maka orang-orang akan saling melindungi. Apapun yang mendukung penggunaan masker, apakah itu memberikan masker gratis atau mekanisme lainnya, saya sepenuhnya mendukung," kata Fauci.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

"Kami bisa kembali ke 100.000 kasus sehari jika keadaan tidak berbalik, itu bisa menjadi sangat buruk," tambahnya.

Dilansir dari Huffpost, Vincent Racaniello, seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Fakultas Kedokteran dan Ahli Bedah Vagelos Universitas Columbia di New York juga menyatakan, bahwa ada kemungkinan vaksin tidak tersedia di akhir tahun atau awal tahun depan. 

baca juga

"Tidak, saya pikir sangat tidak realistis untuk mengharapkan vaksin pada akhir tahun 2020. Kami belum membuat vaksin apapun dalam waktu sesingkat itu," kata Racaniello. 

"Apa yang akan lebih realistis dalam pandangan saya, vaksin mungkin bisa tersedia di musim panas mendatang. Tapi, Anda tahu, vaksin bisa memakan waktu lima hingga 10 tahun dan lebih lama," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covaxin, Kandidat Vaksin Covid-19 dari India yang Memasuki Tahap Uji Klinis

Covaxin, Kandidat Vaksin Covid-19 dari India yang Memasuki Tahap Uji Klinis

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 07:45 WIB

Vaksin Covid-19 Sudah Digunakan di China, Dengan Perizinan Khusus

Vaksin Covid-19 Sudah Digunakan di China, Dengan Perizinan Khusus

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:39 WIB

Mirip Flu Babi, Ilmuwan Temukan Jenis Virus Baru yang Berpotensi Pandemik!

Mirip Flu Babi, Ilmuwan Temukan Jenis Virus Baru yang Berpotensi Pandemik!

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 07:46 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×