alexametrics

Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Otak, Begini Gejalanya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni
Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Otak, Begini Gejalanya!
Ilustrasi pusing, gejala neurologis (shutterstock)

Pusing bisa jadi gejala masalah neurologis atau otak yang dipicu oleh virus corona Covid-19.

Suara.com - Tahukah kamu ternyata virus corona Covid-19  tidak hanya memengaruhi pernapasan, tetapi juga organ tubuh lain. Sebuah penelitian pun mendokumentasikan cara virus corona Covid-19 mengganggu dan merusak organ tubuh.

Virus corona Covid-19 adalah keluarga infeksi pernapasan. Sehingga fokus utama adalah kerusakan yang ditimbulkan pada paru-paru.

Namun, sebuah penelitian terhadap pasien virus corona Covid-19 di Wuhan melaporkan serangkaian gejala neurologis.

Lebih dari sepertiga korban virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di kota China, menunjukkan gejala neurologis, termasuk pusing, sakit kepala dan kejang.

Baca Juga: Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Bagaimana virus corona Covid-19 memengaruhi otak?

Sejak saat itu, sebuah badan penelitian telah mengonfirmasi dampak neurologis dari virus tersebut. Tetapi, belum diketahui itu akibat langsung atau tidak langsung dari kerusakan area lain dari tubuh yang tak diketahui secara kritis.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Altex, kini telah memberikan bagian penting dari teka-teki yang hilang.

Penelitian ini mengikuti laporan yang tidak dikonfirmasi dari gejala neurologis pada pasien virus corona, termasuk dalam wabah di Wuhan.

Penelitian yang dipimpin oleh Thomas Hartung dan rekannya di John Hopkins University, menemukan bukti langsung bahwa virus corona bisa menginfeksi otak manusia dan bisa bereplikasi di selnya.

Baca Juga: Peneliti: Tak Ada Bukti Vitamin D Bisa Meringankan atau Cegah Covid-19

Profesor Hartung dan rekannya membuat penemuan setelah menambahkan tingkat rendah SARS-CoV-2, yakni virus yang menyebabkan Covid-19. Ia melihat virus itu tumbuh dari sel batang manusia.

Komentar