Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Otak, Begini Gejalanya!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 01 Juli 2020 | 18:09 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Otak, Begini Gejalanya!
Ilustrasi pusing, gejala neurologis (shutterstock)

Suara.com - Tahukah kamu ternyata virus corona Covid-19  tidak hanya memengaruhi pernapasan, tetapi juga organ tubuh lain. Sebuah penelitian pun mendokumentasikan cara virus corona Covid-19 mengganggu dan merusak organ tubuh.

Virus corona Covid-19 adalah keluarga infeksi pernapasan. Sehingga fokus utama adalah kerusakan yang ditimbulkan pada paru-paru.

Namun, sebuah penelitian terhadap pasien virus corona Covid-19 di Wuhan melaporkan serangkaian gejala neurologis.

Lebih dari sepertiga korban virus corona Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di kota China, menunjukkan gejala neurologis, termasuk pusing, sakit kepala dan kejang.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Bagaimana virus corona Covid-19 memengaruhi otak?

Sejak saat itu, sebuah badan penelitian telah mengonfirmasi dampak neurologis dari virus tersebut. Tetapi, belum diketahui itu akibat langsung atau tidak langsung dari kerusakan area lain dari tubuh yang tak diketahui secara kritis.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Altex, kini telah memberikan bagian penting dari teka-teki yang hilang.

Penelitian ini mengikuti laporan yang tidak dikonfirmasi dari gejala neurologis pada pasien virus corona, termasuk dalam wabah di Wuhan.

Penelitian yang dipimpin oleh Thomas Hartung dan rekannya di John Hopkins University, menemukan bukti langsung bahwa virus corona bisa menginfeksi otak manusia dan bisa bereplikasi di selnya.

baca juga

Profesor Hartung dan rekannya membuat penemuan setelah menambahkan tingkat rendah SARS-CoV-2, yakni virus yang menyebabkan Covid-19. Ia melihat virus itu tumbuh dari sel batang manusia.

Para peneliti menemukan virus yang terinfeksi neuron di otak-mini melalui protein manusia ACE2, yang dikenal sebagai titik masuk penting untuk SARS-CoV-2. 

Kemudian, virus berkembang biak di dalam neuron. Setelah 3 hari, jumlah salinan virus sudah meningkat 2 kali lipat.

"Sangat penting untuk mengetahui organ tubuh kita yang paling berharga bisa terpengaruh oleh virus, kata Prof Hartung, seorang ahli toksikologi di Johns Hopkins dikutip dari Express.

Adapun gejala virus corona yang umum, meliputi demam tinggi, batuk persisten, sesak napas dan kehilangan bau. Tapi Anda disarankan karantina mandiri atau menghubungi dokter bila mengalami gejala masalah neurologis atau otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capai 43,2 Persen, Pasien Sembuh Corona RI Lebih Kecil dari Kasus Global

Capai 43,2 Persen, Pasien Sembuh Corona RI Lebih Kecil dari Kasus Global

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 17:03 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:35 WIB

Diduga Terpapar Corona saat Dinas Luar Kota, Polisi di Rembang Meninggal

Diduga Terpapar Corona saat Dinas Luar Kota, Polisi di Rembang Meninggal

Jawa Tengah | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Sassuolo Dibantai Lazio 2-6, Jay Idzes Akhirnya Comeback

Sassuolo Dibantai Lazio 2-6, Jay Idzes Akhirnya Comeback

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Atlet Silat Event Porprov Jateng Meninggal Dunia: Sempat Cedera di Tengah Kompetisi

Atlet Silat Event Porprov Jateng Meninggal Dunia: Sempat Cedera di Tengah Kompetisi

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:37 WIB

×