Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:35 WIB
Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!
Ilustrasi sarapan (shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit menular yang telah menginfeksi lebih dari 10 juta orang di dunia. Saat ini pun masih belum ditemukan vaksin dan pengobatan yang tepat untuk melawan virus corona.

Tapi, Anda bisa melindungi diri dari gejala virus corona Covid-19 dengan berbagai langkah pencegahan dan menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu, Anda juga bisa melindungi diri dengan mengonsumsi lebih banyak yogurt atau menambahkannya dalam sarapan pagi.

Sebuah penelitian mengklaim bahwa konsumsi lebih banyak yoghurt ketika sarapan pagi bisa membantu mencegah diri terinfeksi virus corona Covid-19.

Karena, yoghurt membantu meningkatkan kesehatan dan luasnya bakteri dalam usus. Bakteri itulah yang bisa membantu melakukan sejumlah fungsi di dalam tubuh, termasuk melindungi tubuh dari infeksi virus.

Di sisi lain, yoghurt juga makanan kaya probiotik umum yang mengandung mikroorganisme hidup. Menambahkan mikroorganisme kombinasi yang tepat ke usus bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Mikroba yang hidup di usus atau mikrobioma memainkan peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan," penjelasan Symptom Study dikutip dari Express.

Konsumsi makanan yang tepat untuk mikrobioma ini bisa membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

"Mikrobioma yang beragam adalah mikrobioma yang sehat, dengan banyak mikroba berbeda yang bisa melakukan berbagai fungsi dan menangkis infeksi," lanjutnya.

Anda bisa mendukung mikrobioma dengan mengonsumsi makanan kaya probiotik, seperti yoghurt alami, susu fermentasi dan teh fermentasi yang semuanya mengandung mikroba hidup.

Sementara itu, Anda juga bisa menurunkan risiko gejala virus corona Covid-19 dengan mengonsumsi lebih banyak ubi jalar.

Ubi jalar mengandung vitamin A, yang memainkan peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus.

Namun, Anda juga harus menghindari makanan olahan, garam, permen dan alkohol. Pemanis buatan dan bahan tambahan makanan bisa menghambat pertahanan kekebalan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Negara Ngeluh Sulit Lacak Virus Corona, WHO: Lemah!

Banyak Negara Ngeluh Sulit Lacak Virus Corona, WHO: Lemah!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:30 WIB

Spanyol Uji Virus Corona dengan Obat Kumur, Diklaim 100 Persen Akurat

Spanyol Uji Virus Corona dengan Obat Kumur, Diklaim 100 Persen Akurat

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:35 WIB

Ceko Rayakan Pesta Perpisahan dengan Pandemi Virus Corona

Ceko Rayakan Pesta Perpisahan dengan Pandemi Virus Corona

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB