Enoki yang Dimasak Bakterinya Mati Semua? Tonton Video Ini

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Kamis, 02 Juli 2020 | 08:30 WIB
Enoki yang Dimasak Bakterinya Mati Semua? Tonton Video Ini
Jamur enoki (Shuttesrtock)

Suara.com - Jamur enoki yang berasal dari Korea Selatan (Korsel) disebut ada bakteri listeria.

Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran masyarakat, karena tak sedikit yang gemar mengonsumsi jamur tersebut.

Dilansir dari Medical News Today, bakteri ini biasanya memasuki inang melalui usus dan menginfeksi hati terlebih dahulu.

Di hati, bakteri berkembang biak hingga sistem kekebalan inang mengatasinya. Pada tahap ini, sebagian besar infeksi berakhir.

Namun, pada orang-orang yang berisiko, infeksi dapat berlanjut dan akhirnya pindah ke otak.

Infeksi listeria dapat menyebabkan demam, nyeri otot, dan, pada banyak orang, diare.

Pada infeksi yang parah, listeria dapat menyebabkan sakit kepala, meningitis, kejang, dan kematian.

Meski begitu, jamur enoki tetap aman dikonsumsi dengan memperhatikan prosedur kesehatan saat memilih, mengolah maupun memasaknya hingga matang.

baca juga

Jamur enoki yang mengandung bakteri listeria akan berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi mentah atau setengah matang.

Selain itu, jamur enoki sebaiknya dimasak pada suhu minimal 75 derajat celcius agar bakteri di dalamnya, termasuk listeria dapat mati karena suhu yang panas.

Nah, untuk melihat paparan bakteri di jamur enoki, Channel YouTube Lab Experiment melakukan sebuah percobaan dengan mikroskop.

Percobaan tersebut terdiri dalam dua tahapan, yakni melihat jamur enoki di bawah mikroskop ketika mentah dan belum dicuci bersih, serta melihatnya saat sudah direbus dengan air mendidih.

Penasaran bagaimana wujud bakteri di jamur enoki saat dilihat dengan mikroskop? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Percobaan pertama: sampel jamur enoki mentah dan belum dicuci bersih

Saat dilakukan pembesaran 100 kali
Pada lapangan pandang ini, kita masih belum bisa melihat dengan jelas apakah ada bakteri di jamur enoki.

Saat dilakukan pembesaran 400 kali
Bakteri mulai terlihat pada lapangan pandang ini. Jika diamati ada begitu banyak bakteri dalam sampel ini.

Terlihat pula ada banyak pergerakan aktif dari bakteri-bakteri tersebut.

Saat dilakukan pembesaran 1000 kali dan ditambahkan minyak imersi

Ada banyak pergerakan aktif di lapangan pandang ini.

Namun, apakah ini bakteri listeria? Sayangnya kita tidak bisa memastikan hanya dengan pemeriksaan ini.

Untuk mengetahui jenis bakteri ini secara pasti harus dilakukan pembiakan sampel di laboratorium mikrobiologi.

2. Percobaan kedua: sampel air rebusan jamur enoki yang dididihkan

Saat dilakukan pembesaran 100 kali
Pada lapangan pandangan ini, belum terlihat jelas apakah ada bakteri di dalam sampel tersebut.

Saat dilakukan pembesaran 400 kali
Sepertinya, setelah dimasak sampai mendidih, tidak ada lagi pergerakan aktif dari bakteri pada sampel ini.

Saat dilakukan pembesaran 1000 kali dan ditambahkan minyak imersi
Bakteri yang sebelumnya bergerak, nampak sudah tidak aktif lagi.

Ini menandakan bahwa sebagian besar bakteri mati apabila dipanaskan sampai suhu maksimal. Mengapa hanya sebagian besar? Ya, karena ada jenis bakteri yang tidak akan mati meski dipanaskan dengan suhu yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Konsumsi Susu Mentah? Jangan Lupa Disimpan di Kulkas Dulu Ya

Ingin Konsumsi Susu Mentah? Jangan Lupa Disimpan di Kulkas Dulu Ya

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 07:38 WIB

Tak Kalah Nikmat, Pria Gunungkidul Ini Kembangkan Alternatif Jamur Enoki

Tak Kalah Nikmat, Pria Gunungkidul Ini Kembangkan Alternatif Jamur Enoki

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 17:20 WIB

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam dan Menyimpan Jamur Enoki di Rumah

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam dan Menyimpan Jamur Enoki di Rumah

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2020 | 12:36 WIB

Terkini

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×