Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam dan Menyimpan Jamur Enoki di Rumah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 26 Juni 2020 | 12:36 WIB
Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menanam dan Menyimpan Jamur Enoki di Rumah
Jamur Enoki. (Shutterstock)

Suara.com - Jamur enoki tengah ramai diperbincangkan publik sejak Kementerian Pertanian memerintahkan distributor untuk memusnahkan delapan ton jamur enoki merek tertentu.

Jamur yang diimpor dari negeri ginseng itu terbukti mengandung bakteri listeria yang telah menyebabkan wabah listeriosis di Amerika Serikat dan Australia. 

Ahli Gizi dan Pangan dari Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD mengatakan, jamur tersebut sebenarnya aman dikonsumsi. Hanya saja, jamur bisa menjadi berbahaya karena mengandung bakteri listeria yang kemungkinan terjadi akibat proses penanaman yang kurang bersih.

"Mungkin di sana pakai pupuk organik. Bisa tercemar dari pupuknya, dari kotoran hewannya, bisa dari air yang dipakai untuk mencucinya, dari tanahnya, intinya kebersihan, masa panennya terutama," kata Ahmad saat dihubungi Suara.com, Jumat (26/6/2020).

Padahal peminat jamur enoki di Indonesia cukup banyak, terutama mereka yang menyukai masakan sukiyaki. Tak hanya itu, budidaya jamur enoki juga bisa menguntungkan. 

Menurut Ahmad, petani Indonesia bisa saja menanam jamur enoki sendiri. Namun, proses penanamannya memang harus benar-benar bersih agar tak tercemar mikroorganisme apa pun termasuk bakteri listeria.

"Memang mestinya kalau mau bertanam ini, bakteri ini kan bisa tumbuh pada tempat yang basah, pada sponge, pada air buangan, memang intinya harus bersih. Media tumbuhnya harus disanitasi sebelum kita siapkan benih dari jamur," jelasnya. 

"Kebersihan mulai dari orangnya sendiri harus menerapkan personal hygiene yang baik. Air yang kita gunakan harus air portabel, kalau pakai air sungai itu banyak bakterinya. Air keran lah, paling tidak" tambah Ahmad.

Kalau pun masih terinfeksi bakteri listeri, menurut Ahmad, jamur enoki akan aman dikonsumsi asalkan dicuci bersih dengan sabun dan dimasak dengan suhu tinggi. 

baca juga

Bagi restoran yang menggunakan jamur enoki sebagai bahan makanan, Ahmad menyarankan agar selalu memonitor suhu penyimpanan.

Sebab, bakteri listeria di dalamnya masih bisa berkembang biak hingga suhu 0 derajat dan baru mati ketika dipanaskan di atas suhu 75 derajat. 

"Agar terhindar dari keracunan ini harus selalu cuci bersih dengan air panas yang ada sabunnya. Kemudian harus memonitor suhu. Kalau ditaruh di tempat dingin, harus selalu dingin di bawah 0 derajat. Kemudian jangan terlalu lama terlalu terekspor di suhu kamar," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Bakteri Listeria di Jamur Enoki, Siapa Paling Rentan Terinfeksi?

Geger Bakteri Listeria di Jamur Enoki, Siapa Paling Rentan Terinfeksi?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:15 WIB

Apa Itu Bakteri Listeria, Bisakah Menyebabkan Kematian?

Apa Itu Bakteri Listeria, Bisakah Menyebabkan Kematian?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 12:10 WIB

Populer: Tips Masak Jamur Enoki dan Hobi Makan Mi Instan Pakai Es Batu

Populer: Tips Masak Jamur Enoki dan Hobi Makan Mi Instan Pakai Es Batu

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2020 | 08:50 WIB

Terkini

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:10 WIB

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:08 WIB

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:06 WIB

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:04 WIB

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:02 WIB

×